SuaraBekaci.id - Pemerintah Kota atau Pemkot Bekasi mengadakan lomba video dokumentasi bertajuk Kotaku Bebas Covid-19. Lomba tersebut dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-24 Kota Bekasi pada 10 Maret 2021 mendatang.
Lomba video dokumentasi Kotaku Bebas Covid-19 dilaksanakan atas kerja sama Pemkot Bekasi dengan Komunitas Cinta Bekasi (Kocibek), Asosiasi Perguruan Tinggi Swasta (Apdisi) dan Asosiasi Dosen Indonesia (ADI).
Kepala Bagian Humas Setda Pemkot Bekasi, Sajekti Rubiah mengatakan, lomba ini ditujukkan bagi siswa dan mahasiswa. Mereka diharapkan dapat menymbangkan pemikiran melalui video dokumentasi.
"Serta meningkatkan kemampuan dalam pembuatan video dokumentasi secara kronologis, deskriptif dan analitis," kata Sajekti melalui keterangan tertulis, Selasa (26/1/2021).
Dirinya berharap, lomba ini dapat memotivasi masyarakat Kota Bekasi dalam melakukan tindakan pencegahan dengan harapan besar dapat memutus mata rantai Covid-19 di Kota Bekasi.
Berikut jadwal lomba video dokumentasi Kotaku Bebas Covid-19
• Pendaftaran keikutsertaan: 25 Januari 2021 – 20 Februari 2021
• Penerimaan Video: 1 Februari – 1 Maret 2021
• Penilaian Video yang dikirim": 2 – 7 Maret 2021
Baca Juga: Bak Robin Hood, Maling di Bekasi Bagi Uang Hasil Curian ke Orang Tak Mampu
• Pengumuman Pemenang : 9 – 10 Maret 2021
Syarat dan Ketentuan Mengikuti Lomba;
• Peserta lomba adalah Mahasiswa & pelajar tingkat SMA/SMK Sederajat se-Kota Bekasi dan terdaftar sebagai peserta Lomba Pembuatan Video Dokumentasi.
• Setiap sekolah atau Perguruan Tinggi dapat mengirimkan lebih dari 1 tim peserta
• Satu Tim terdiri dari 3 – 5 orang peserta
• Keputusan Dewan Juri tidak dapat diganggu gugat.
• Pendaftaran peserta mulai tanggal 25 Januari 2021 – 20 Februari 2021 jam 13.00 WIB.
Berita Terkait
-
Update Kasus Korupsi Bekasi, KPK Telurusi Vila Milik Polisi Yayat Sudrajat di Subang
-
Usai Tabrakan KA, KAI Rombak Total Sistem Keselamatan Stasiun Bekasi Timur
-
Sikapi Laporan Akhir KNKT, KAI Rombak Prosedur dan Evaluasi Jam Kerja Masinis
-
Susah Cari Bed Rumah Sakit di Bekasi: Kapasitas Pasien Ditambah, Kualitas Pelayanan Ditingkatkan
-
Rem Terlambat atau Sistem Timpang? Membedah Penetapan Masinis Jadi Tersangka Tragedi Bekasi
Terpopuler
- WNI Tentara Bayaran Rusia, Rendi Apriyanto Sempat Kirim Duit ke Ortu Tapi Rekening Diblokir
- Operasi Politik Presisi Prabowo: Preteli Siji-siji
- Kekayaan Jusuf Hamka yang Dilaporkan Hary Tanoesoedibjo ke Polisi
- Jaksa Agung Burhanuddin Muncul di Istana, Bantah Bakal Dilantik jadi Jampidum
- 3 Sepatu Lokal Paling Nyaman dan Empuk untuk Jalan Terbaik Menurut Review
Pilihan
-
Resmi, Syahganda Nainggolan Jadi Kepala Bakom RI Gantikan Muhammad Qodari
-
Hadir di Istana, Pratikno Buka Suara Soal Isu Jadi Ketua Wantimpres Era Prabowo
-
Disorot Gegara Gaya Hidup Mewah, Timothy Ivan Mundur dari Deputi II Bakom RI: Ingin Introspeksi Diri
-
KBRI di Singapura Tak Punya Dokumen Soal Jenjang Pendidikan Gibran di Orchid Park dan MDIS
-
Pemain Timnas Indonesia Dapat Ancaman Pembunuhan
Terkini
-
2 Tersangka Dibebaskan! Kasus Perusakan Rumah di Cikunir Selesai
-
MotoGP Mandalika 2026 Kembali Digelar, BRI Dorong Ekonomi Kawasan Berbasis Pariwisata
-
BRI Kembali Dukung Atlet Nasional, Semangati Kontingen Indonesia di Asian Games Aichi-Nagoya 2026
-
Aset 1,5 Hektare Milik Anggota Polri Yayat Sudrajat Digeledah KPK
-
Lewat Program BRI Sahabat Disabilitas 2026 di Makassar, BRI Peduli Berikan Pelatihan dan Pemagangan