SuaraBekaci.id - Popularitas yang dihadirkan oleh media sosial membuat banyak orang melakukan banyak hal hanya demi viral. Tidak jarang bahwa konten yang dibuat justru berbahaya bagi diri mereka sendiri.
Tapi tidak berhenti di situ saja. Karena beberapa justru rela dan tega membahayakan nyawa makhluk hidup atau orang lain. Salah satunya seperti yang dilakukan oleh seorang remaja yang tega melempar kucing.
Asosiasi Hewan Malaysia sekarang mencari seorang bocah lelaki yang memutuskan untuk melempar kucing dari puncak bukit demi konten dan hiburan media sosial.
Mereka menulis, “Tindakan seorang pemuda yang melempar kucing dari tempat tinggi terjadi lagi. Informasi awal mengatakan itu dilakukan demi hiburan. ”
Berdasarkan informasi yang mereka terima, Asosiasi Satwa Malaysia meyakini kejadian tersebut terjadi di Malaysia setelah melihat Perodua Myvi di latar belakang video tersebut. Sumber mereka juga menduga hal itu terjadi di dekat area pertanian di Sarawak.
Meskipun demikian, siapa pun yang memiliki informasi atau siapa pun yang mengenali pelaku diminta untuk mengajukan laporan kepada pihak berwenang. Identitas Anda akan dilindungi.
“Melempar kucing, bahkan untuk bersenang-senang, adalah kejahatan serius terhadap hewan yang dapat mengancam nyawa dan menyebabkan kematian bagi kucing. Hal tersebut melanggar Undang-Undang Kesejahteraan Hewan 2015. Masyarakat juga diingatkan untuk tidak menggunakan hewan sebagai bahan pembuatan video hiburan seperti TikToks dan aplikasi lainnya. Ini sangat berbahaya bagi hewan, ”tambah mereka.
Berita Terkait
Terpopuler
- Lupakan Aerox atau NMAX, Skutik Baru Yamaha Ini Punya Traksi dan Agresivitas Sempurna di Trek Basah
- Ratusan Honorer NTB Diberikan Tali Asih Rp3,5 Juta Usai Putus Kontrak
- 3 Sampo yang Mengandung Niacinamide untuk Atasi Rambut Rontok dan Ketombe
- Anggota DPR RI Mendadak Usul Bangun 1.000 Bioskop di Desa Pakai Dana APBN 2027
- Promo Superindo Terbaru, Minyak Goreng Cuma Rp20 Ribuan, Susu dan Kecap Diskon Besar
Pilihan
-
Cara Buka Tabungan Pesirah Bank Sumsel Babel dari HP, Tak Perlu Antre di Bank
-
Nathalie Holshcer Sebut Pengawal Pribadinya Ditembak Polisi, Minta Tanggung Jawab Polri
-
Modus Oknum Ustad di Lubuk Linggau Ajak Santri ke Kebun Sawit, Berujung Kasus Pencabulan
-
Bawa Bukti ke Istana, Purbaya 'Bongkar' 10 Perusahaan Sawit Manipulasi Harga Ekspor
-
Beredar Salinan Dokumen Danantara Sumberdaya Indonesia Perusahaan Swasta Bukan BUMN
Terkini
-
Merasa Difitnah, Plt Bupati Bekasi Laporkan Akun TikTok 'Bekasi Masih Kusut' ke Polisi
-
Kecelakaan Kereta Bekasi Timur, Menhub Dudy: Jangan Berspekulasi Sebelum Ada Fakta
-
Edarkan Tramadol dan Hexymer, Tiga Pelaku di Bekasi Diciduk Polisi
-
Bekerja di Tempat Katering, Gadis 13 Tahun di Cikarang Jadi Korban Kekerasan Seksual
-
Dini Hari Mencekam di Cikarang, 4 Remaja Bawa Celurit Diamankan Polisi