SuaraBekaci.id - Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi telah disuntik vaksin Covid-19 buatan Sinovac. Rahmat menjadi orang di Kota Bekasi yang pertama medapatkan vaksinasi Covid-19.
Rahmat Effendi yang nampak hadir mengenakan kemeja putih nampak melewati sejumlah petugas di beberapa meja sebelum disuntik vaksin Covid-19.
Meja tersebut dilewati untuk melakukan pendaftaran dan pemeriksaan kesehatan. Setelah itu, dia disuntik dan ke meja terakhir untuk mendapatkan kartu tanda vaksin tahap pertama serta menunggu selama 30 menit.
Rahmat menceritakan apa yang dirasakannya usai disuntik Vaksin Covid-19 buatan Sinovac.
“Kalau digigit semut, lebih sakit digigit semut. Biasa aja (rasanya). Malah agak adem,” kata Rahmat dilansir dari Ayobekasi.net - jaringan Suara.com, Jumat (15/1/2021).
Sebelumnya, Pepen lebih dulu menjalani swab tes antigen dan pemeriksaan riwayat kesehatan untuk memastikan bahwa kondisinya memenuhi syarat vaksinasi.
“Alhamdulillah lolos (screening kesehatan) dan bisa divaksin hari ini,” ujar dia.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Bekasi Tanti Rohilawati mengatakan bahwa pencanangan program vaksinasi hari ini merupakan simulasi yang diberikan pada pimpinan daerah sebagai bentuk dukungan penuh terhadap kebijakan pemerintah pusat.
“Program vaksinasi ini diharapkan dapat membangun kepercayaan masyarakat untuk mau divaksinasi untuk melindungi diri dan keluarga,” ujarnya.
Baca Juga: Wawalkot Tak Ikut Disuntik Vaksin Sinovac, Ini Kata Wali Kota Bekasi
Berita Terkait
-
1.354 Hektare Sawah Bekasi Dilanda Kekeringan
-
LSPR Teatro Hadirkan Musikal "Dunia Dalam Sepotong Naskah"
-
Modus Permen! Gummy Ganja Asal Inggris Dipesan Warga Bekasi 4 Kali Lewat Website
-
Kali Bekasi Kembali Hitam dan Berbusa, Diduga Tercemar Limbah
-
Korban Tolak RJ, Sidang Kasus Pengeroyokan Anggota DPRD Kabupaten Bekasi Berlanjut
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi