SuaraBekaci.id - Melakukan tes swab menjadi salah satu cara auntuk bisa memutus mata rantai penularan virus corona. Umumnya, saat melakukan swab tes, tenaga medis akan memasukkan sebuah alat yang mirip dengan cotton bud ke bagian dalam hidung hingga tenggorokan untuk mengambil sampel lendir.
Kemudian, mereka akan memutar atau menggerakkan alat swab tersebut selama kurang lebih 15 detik supaya lendir dalam hidung dapat menempel. Pada proses ini, kebanyakan orang mengaku jika ia sangat kesakitan, bahkan tak bisa menahan rasa tak nyaman tersebut.
Begitupula dengan seorang lelaki paruh baya yang merekam pengalaman swab tesnya sebuah video. Sayangnya, hal tersebut tak berjalan lancar, hingga menjadi viral di media sosial.
Video yang diunggah akun Instagram @awreceh.id ini memperlihatkan seorang lelaki paruh baya yang akan bersiap menjalani swab tes. Mengenakan kemeja batik, ia pun duduk disebuah kursi.
Saat alat swab dimasukkan ke dalam hidungnya lalu diputar oleh tenaga medis yang bertugas, ia malah kaget dan bergerak refleks. Ini membuat alat swab tersebut tertinggal di hidungnya.
Tenaga medis yang tengah mengambil sampel pun terlihat kesulitan untuk kembali meraih alat swab yang tertinggal di hidung lelaki tersebut. Beberapa kali ia terlihat mencoba mengambilnya, tapi lelaki tersebut terus menghindar.
Hingga akhirnya, lelaki dalam video merasa tak sabar dan mencabut paksa alat swabnya sendiri sambil merasa kesakitan. Selanjutnya, ia memberikannya pada tenaga medis tersebut.
Pengalaman traumatik lelaki ini pun mengundang beragam komentar. Bahkan telah dilihat hingga 1,1 juta kali. Meski banyak yang merasa kasihan, namun aksinya mencabut alat swab tersebut terlihat lucu.
"Nyabut pedang escalibur dari hidung," kata @ridho_tamtama.
"Rasanya emang kek mau tembus ke mata," ujar @alipaudy
Baca Juga: Kecewa Paket Datang Terlalu Cepat, Komplain Warganet Ini Bikin Bingung
"Tertawa di atas penderitaan bapaknya," komentar @sonny_prara.
Berita Terkait
Terpopuler
- Menteri Agama RI Nasaruddin Umar Disebut Mengundurkan Diri
- Partai Kaesang Tutup Pintu Rapat untuk Ketum Projo: Tempat Budi Arie Bukan di PSI
- Dilaporkan ke Bareskrim Polri, Gus Lilur Tantang 4 Tokoh NU Ngaji Kitab Kuning Saat Muktamar
- Desil Tak Akurat Bisa Bikin Warga Kehilangan Hak Bansos!
- AMPB Pulang Usai Audiensi DPR, Relawan Ojol Curiga Ada Kesepakatan Transaksional
Pilihan
-
Diseret dari Gang ke Jalan! Kronologi Pedagang Cermin Tewas Dikeroyok Saat Demo Ricuh
-
Senayan Kondusif: Tol Dalam Kota Normal dan Blokade Jalan Dibuka Pasca Bentrok 27 Agustus
-
Ada Isu Aksi Demo Lanjutan, BEI Minta Investor Tak Panik
-
Admin Medsos dan Pengkritik Jadi Target Penangkapan Jelang Demo Agustus
-
3 Pesawat Tempur F16 'Rally' di Langit Jakarta Jumat Pagi, Ini Klarifikasi TNI AU
Terkini
-
Produsen Keju Nasional Gandeng Perusahaan Prancis, Industri Keju Indonesia Naik Kelas
-
Pria Asal Bekasi Diciduk Polisi Usai Ajak Kepung DPR
-
Polisi Cegat Massa Aksi di Stasiun Kereta: Pelajar SMP-SMA Jadi Target
-
BRI Dorong UMKM Tumbuh Lewat Semarak Merah Putih di Sofifi Maluku Utara
-
Danantara Butuh Waktu 3 Tahun Bangun PSEL Bekasi