SuaraBekaci.id - Kepala Badan Pemelihara Keamanan Polri Komjen Pol Agus Andrianto mengatakan bahwa Mabes Polri mengerahkan Tim SAR dengan kekuatan tujuh kapal polair dan dua helikopter untuk membantu proses evakuasi pesawat Sriwijaya Air SJ 182 di Pulau Laki, Kepulauan Seribu, Jakarta.
Operasi SAR ini dipimpin oleh Direktur Polair Mabes Polri.
"Kami kerahkan Tim SAR untuk membantu BNPB dengan kekuatan tujuh kapal polair dan dua helikopter," kata Komjen Agus saat dihubungi di Jakarta, Sabtu (9/1/2021) malam.
Selain itu, tiga kapal Polairud Polda Metro Jaya juga dilibatkan untuk membantu evakuasi Tim SAR.
Kepala Subbag Pembinaan Fungsi Korpolairud Baharkam Polri AKBP RM Tohir menambahkan bahwa Baharkam Polri menyiapkan sebanyak 80 personelnya untuk melakukan proses evakuasi korban dari pesawat yang jatuh di sekitar perairan Kepulauan Seribu tersebut.
"Personel yang disiapkan sementara 80 orang," kata AKBP Tohir sebagaimana dilansir Antara.
Sebelumnya, pesawat Sriwijaya Air dengan nomor penerbangan SJ 182 hilang kontak sesaat setelah lepas landas dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta (Soetta), Tangerang, Banten. Pesawat Boeing 737-500 ini rencananya akan menempuh rute Bandara Soetta menuju Bandara Internasional Supadio, Pontianak, Kalimantan Barat.
Pesawat tersebut mengangkut 50 orang penumpang yang terdiri atas 40 penumpang dewasa, 7 anak-anak dan 3 bayi. Pesawat juga membawa 6 orang awak pesawat yang sedang bertugas dan 6 orang awak pesawat sebagai penumpang.
Informasi terkini, pesawat tersebut dinyatakan jatuh di dekat Pulau Laki, Kepulauan Seribu, DKI Jakarta.
Baca Juga: Sriwijaya Air SJ 182 Hilang, Ambulans Standby di Dermaga Pelabuhan JICT
Berita Terkait
-
Sriwijaya Air SJ 182 Hilang, Ambulans Standby di Dermaga Pelabuhan JICT
-
Menhub Pantau Langsung Posko Pencarian Pesawat Sriwijaya Jatuh di JICT 2
-
Satu Keluarga Asal Sumsel Jadi Penumpang Sriwijaya Air yang Hilang Kontak
-
Keluarga Pilot Pesawat Sriwijaya Jatuh Berharap Ada Kabar Baik
-
Hotline Sriwijaya Air Jatuh 021-80637817
Terpopuler
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Dua Tahun Sepi Pengunjung, Pedagang Kuliner Pilih Hengkang dari Pasar Sentul
- 5 Mobil Diesel Bekas 7-Seater yang Nyaman dan Aman buat Jangka Panjang
- Senyaman Nmax Senilai BeAT dan Mio? Segini Harga Suzuki Burgman 125 Bekas
- 4 Mobil Bekas 50 Jutaan dari Suzuki, Ideal untuk Harian karena Fungsional
Pilihan
-
Prabowo Cabut Izin Toba Pulp Lestari, INRU Pasrah dan di Ambang Ketidakpastian
-
Guncangan di Grup Astra: Izin Tambang Martabe Dicabut Prabowo, Saham UNTR Terjun Bebas 14%!
-
Emas dan Perak Meroket Ekstrem, Analis Prediksi Tren Bullish Paling Agresif Abad Ini
-
Rumus Keliling Lingkaran Lengkap dengan 3 Contoh Soal Praktis
-
Mulai Tahun Ini Warga RI Mulai Frustasi Hadapi Kondisi Ekonomi, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
Terkini
-
Ini Penyebab Penyakit Campak di DKI Jakarta Belum Hilang
-
Rupiah Mendekati Rp17 Ribu per Dolar AS, 5 Hal Ini Perlu Dilakukan Warga Indonesia
-
Simak 5 Panduan Benar Unggah Foto Rumah Supaya Lolos KIP-Kuliah
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura