SuaraBekaci.id - Keluarga protes foto Syekh Ali Jaber tak sadarkan diri pakai ventilator tersebar di dunia maya. Keluarga Syekh Ali Jaber pun protes dan marah ke pihak rumah sakit.
Perwakilan keluarga Abu Aras, foto yang beredar itu memang benar Ali Jaber. Di mana foto tersebut diambil oleh salah seorang perawat. Atas kondisi yang ada, keluarga kemudian menyayangkan tindakan perawat yang seolah melanggar hak privasi pasien.
Sebab ada yang menyebut Syekh Ali Jaber kritis. Pada foto yang beredar Syekh Ali Jaber nampak tengah tertidur dan bernapas menggunakan ventilator. Syekh Ali Jaber positif covid-19.
“Terkait foto beredar berantai, foto tersebut dari salah satu perawat yang melanggar etika atau privasi pasien dan keluarga,” kata Abu.
Sejauh ini, kata asisten Ali Jaber itu, pihak keluarga sudah melakukan peneguran kepada pihak Rumah Sakit. Pada kesempatan itu dia ingin memastikan jika sejauh ini kondisi Ali Jaber terus membaik.
“Kondisinya pun semakin membaik tim medis menyampaikan apa adanya, bahwa perkembangannya cukup bagus dan terus menunjukkan peningkatan,” ujar dia.
Walau viral foto Ali Jaber diprotes keluarga, namun kata Abu pihaknya mengambil hikmah dari kejadian ini. Menurutnya, hikmah yang bisa diambil adalah semakin banyak orang yang mendoakan kondisi penceramah kondang itu.
Disitat CNN, Abu pun menyampaikan saat ini Ali Jaber masih dalam perawatan intensif. Akan tetapi, ia menyebut kondisi kesehatan Ali Jaber perlahan membaik.
Dia meminta jemaah untuk terus mengirim doa untuk kesembuhan Ali Jaber. Abu berharap Ali bisa segera pulih dan menjalankan aktivitas seperti biasa.
Baca Juga: Warga Umum Antre di Belakang 40,2 Juta Orang untuk Disuntik Vaksin COVID-19
“Semoga guru kita diberikan kesembuhan dan kesehatan yang sempurna, diangkat penyakitnya, diangkat derajatnya serta diampuni segala dosa dan kesalahannya melalui ujian ini oleh Allah SWT,” katanya lagi.
Pernyataan resmi
Yayasan Syekh Ali Jaber mengumumkan Syekh Ali Jaber dalam kondisi baik. Keadaan Syekh Ali Jaber terus membaik berdasarkan laporan dokter.
Pengumuman keadaan Syekh Ali Jaber itu diumumkan 10 jam lalu dalam akun instagram Yayasan Syekh Ali Jaber.
Para pengikut dan murid Syekh Ali Jaber membacakan surat Al Baqarah tiap subuh atau sebelum pukul 06.00 WIB selama keadaan Syekh Ali Jaber tak sadarkan diri.
Dalam pernyataan itu Yayasan Syekh Ali Jaber mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang mendoakan Ali Jaber.
Berita Terkait
-
Cek Fakta: Benarkah Hantavirus Disebabkan Efek Samping Vaksin Covid-19 Pfizer?
-
Viral Cuitan 2022 yang Singgung Hantavirus 2026, Disebut Prediksi Masa Depan
-
Ancaman Baru Setelah COVID? Argentina Dituding Jadi Sumber Wabah Hantavirus
-
Hengky Kurniawan Incar Jalur Haji Lewat Korea Selatan, Lebih Cepat dan Kuota Banyak
-
'Kiamat' Pandemi COVID-19 Bisa Terulang Jika Selat Hormuz Terus Diblokir Iran
Terpopuler
- Dituding jadi Biang Kerok Laga Persija vs Persib Batal di Jakarta, GRIB Jaya Buka Suara
- 7 HP Midrange RAM Besar Baterai 7000 mAh Paling Murah yang Layak Dilirik
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Promo Alfamart Hari Ini 7 Mei 2026, Body Care Fair Diskon hingga 40 Persen
- 5 Pilihan HP Android Kamera Stabil untuk Hasil Video Minim Jitter Mei 2026, Terbaik di Kelasnya
Pilihan
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
-
'Celana Saya Juga Hancur', Cerita Saksi yang Kena Sisa Air Keras Saat Bantu Andrie Yunus
Terkini
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Sengketa Pipa Limbah Jababeka dan MAP, Jadi Alarm Kepastian Investasi di Kawasan Industri
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural
-
Polisi Tetapkan Tiga Tersangka Kasus Dugaan Eksploitasi Anak
-
Kemendagri Percepat Dokumen Kependudukan Keluarga Korban Kecelakaan KRL