SuaraBekaci.id - Hujan mengguyur sejumlah wilayah di Kota Bekasi pada malam tahun baru, Kamis (31/12/2020) malam pukul 19. 30 WIB.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Bekasi telah melakukan persiapan untuk mengantisipasi terjadinya banjir pada malam tahun baru.
Kepala Seksi Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kota Bekasi, Dede Ade Suhendra mengatakan, antisipasi banjir telah dilakukan sejak September 2020 lalu.
Dia menyatakan, sarana dan prasarana seperti perahu dan alat kebencanaan telah dipersiapkan di 12 kecamatan se-Kota Bekasi.
“Jadi untuk mengantisipasinya, apabila ada beberapa titik yang memang ketinggian airnya lebih dari 1 meter, nah kita akan menyiapkan perahu yang selalu siaga di mako BPBD,” kata dia di Bekasi.
Dede mengatakan, pihaknya mempersiapkan 1 perahu untuk masing-masing kecamatan.
“Yang kita siapkan untuk masing-masing kecamatan ada 12 perahu. Tapi semuanya ada kurang lebih 87 perahu,” ujarnya.
BPBD Kota Bekasi, kata dia, telah bekerja sama dengan relawan dan satgas yang memiliki perahu untuk mengantisipasi banjir sejak malam perayaan Hari Natal.
“Untuk mencegah cuaca yang ekstrim pada malam pergantian tahun, jadi kita sudah menyiapkan satgas juga di wilayah-wilayah,” katanya.
Baca Juga: Cegah Keramaian, Pemkot Bekasi Padamkan Lampu Jalan di 6 Lokasi Ini
Beberapa wilayah di Kota Bekasi yang menjadi perhatian pihaknya antara lain Perumahan Kemang Ifi, Perumahan Pondok Gede Permai, Perumahan Pondok Mitra Lestari dan kawasan Teluk Pucung. Karena ketinggian air di lokasi tersebut dapat mencapai 60 sentimeter hingga 1 meter.
Tag
Berita Terkait
-
Bukan Dibegal, Dua Korban Tewas di Selokan Bekasi Ternyata Korban Tawuran
-
Mau Kuliah di Kampus Top Luar Negeri? 4 Strategi Susun Portofolio untuk Raih Beasiswa Impian
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Curanmor di Perumahan Bekasi Terungkap, Polisi Sita NMax dan Korek Api Berbentuk Pistol
Terpopuler
- Gaji di Bawah Rp 8 Juta Kini Masuk Kategori Berpenghasilan Rendah
- 4 Genset Mini Portable Praktis dan Senyap, Solusi Saat Mati Listrik
- Mahasiswa UBK Tuntut Pengurus BEM Mundur usai Diduga Terima Suap dari Wapres Gibran
- Ikuti Jejak Hotel Sultan, Otto Hasibuan Diminta Ikhlas Lepas Lapangan Golf Ottolima ke Negara
- Isu Rapat Khusus Berisi Perintah Awasi Gibran, Gerindra Sebut Hanya Mengawasi Harga Sembako
Pilihan
-
Program Ayah Ambil Rapor Tuai Dilema, Anak Yatim hingga Buruh Harian Punya Cerita Berbeda
-
Jelang Lawan Mesir, Striker Iran Mehdi Taremi Ditahan Otoritas AS
-
Semua Pengurus BEM FH UBK Dipecat, Kasus Suap Rp 20 Juta dari Polisi
-
Satu Kapal Tanker Pertamina Lolos dari Selat Hormuz
-
Tahan Inggris, Pelatih Ghana Sindir VAR: Saya Tak Yakin Masih Berfungsi
Terkini
-
Pilkades Serentak Bekasi 2026 Diundur
-
Motor Dicuri, Driver Ojol Tak Menyangka Polisi Lakukan Hal Ini
-
Meikarta Jadi Hunian Rakyat, Lippo Group Segera Serahkan Lahan ke Negara
-
Modal Pistol Korek Api, Mahasiswa di Bekasi Nekat Rampok Minimarket Rp12 Juta
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan