SuaraBekaci.id - Slamet Hari Natal, bukan ucapan untuk Perayaan Natal. Itu adalah nama pria yang selalu viral di media sosial saban kali perayaan Natal.
Slamet Hari Natal bukan Paus Fransiskus, pimpinan umat Katolik. Slamet Hari Natal viral karena foto KTPnya selalu muncul di linimasa media sosial saat momen perayaan Natal tiba, termasuk hari ini.
Foto KTP Slamet Hari Natal sebenarnya sudah sejak 2019 viral.
Saat itu, foto KTP milik Slamet Hari Natal viral di Facebook setelah diunggah akun Bang Toyib pada laman komunitas Berita Viral, Minggu (15/12/2019).
Berdasarkan foto KTP itu, Slamet Hari Natal lahir bertepatan dengan perayaan Natal, yakni 25 Desember, 57 tahun silam.
Asal Usul Nama Slamet Hari Natal
Warga asal Wonomulyo Kecamatan Poncokusumo, Kabupaten Malang lahir di rumah seorang bidan yang berdomisili di Desa Kebonsari, Tumpang, Kabupaten Malang. Bidan desa yang beragama Kristen Jawi Wetan itu kemudian menyarankan kepada orang tua Slamet, Syamsuri dan Ngatinah, untuk menamai anak pertama mereka, Slamet Hari Natal.
"Yang menangani kelahiran saya saat itu (bidan) orang Nasrani, Kristen Jawi Wetan. Waktu itu bidannya menyarankan kasih saja nama Slamet Hari Natal dari pada sulit cari nama, supaya gampang diingat," kata Slamet ditemui SuaraJatim.id di kediamannya Jalan Sangadi, RT 24 RW 8, Desa Wonomulyo pada Senin (23/12/2019) silam.
Slamet Hari Natal dipanggil Slamet Yesus
Baca Juga: Viral, Pria Pakai Sandal Jepit Beli iPhone 12 Pro Tak Dilayani Pegawai Toko
Meski bernama Slamet Hari Natal, pria yang sehari-hari bekerja sebagai pengepul sampah ini merupakan pemeluk agama Islam. Hingga kini, Slamet mengaku tak mempermasalahkan namanya. Bahkan tidak ada niat sedikit pun untuk mengubah nama yang diberikan orang tuanya tersebut.
“Buat saya nama hanya tanda. Baik tidaknya orang bukan dari nama, tapi dari perilaku dan tutur katanya,” ujar bapak tiga anak ini.
Ia juga menambahkan, semasa kecil juga kerap disapa Slamet Yesus.
“Saya dijuluki Slamet Yesus. Waktu SMP saya dipanggil Natal, bukan Slamet,” ujarnya.
Berita Terkait
-
Jika KTP Dipakai Orang Lain untuk Pinjol, Lapor ke Siapa?
-
Apakah NIK KTP Bisa untuk Judol? Perhatikan 10 Hal Penting Ini
-
Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
-
Qodari Usul KTP Jadi Syarat Bikin Akun Medsos: Biar Tak Ada Lagi Akun Anonim
-
KPK: Putusan Pengadilan Singapura Bisa Percepat Ekstradisi Paulus Tannos
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- Buruh di Jogja Geruduk Kantor Gubernur DIY, Tantang Sultan Buktikan Keistimewaan untuk Pekerja
- KPK Ungkap Riwayat Tanah Kavling Pesantren Darul Istiqamah Maros, Minta Hak Warga Dituntaskan
- Cegah Papua Jadi 'Sudan Kedua', Pemerintah Diminta Tarik Pendekatan Militeristik dan Buka Dialog
- 5 Eye Cream Kemasan Jar untuk Bikin Area Mata Tampak Cerah dan Awet Muda
Pilihan
-
WNI 18 Tahun Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Ada Barbuk 25 Kg Sabu dan Heroin
-
Akhirnya Buka Suara Usai KPK Usut Korupsi di ATR/BPN, Ini Penjelasan Lengkap Nusron Wahid
-
Pria yang Tendang Perempuan di Senayan City Ditangkap Polisi!
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
Terkini
-
BRI Dorong Ekosistem Perumahan, Salurkan KPP Rp427,5 Miliar kepada 1.619 Debitur
-
Jelang Pilkades Serentak 2026, Ini Pesan Tegas Kapolres ke Calon Kades
-
Jakarta Bersih-bersih Kabel Semrawut Lewat Gerakan 5M
-
Buruh Minta Naik! Ini Bocoran Formula dan Kisaran Upah Minimum 2027
-
Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026