SuaraBekaci.id - Kak Seto lindungi cucu Habib Rizieq Shihab pasca kasus Laskar FPI ditembak mati. Pemerhati anak Seto Mulyadi atau Kak Seto itu takut cucu Habib Rizieq trauma.
Kak Seto melibatkan diri di rangkaian kasus penembakan Laskar FPI itu untuk melindungi 12 anak yang ada di lokasi penembakan laskar FPI itu.
Kak Seto menjenguk anak cucu Habib Rizieq di kediaman Petamburan, Jakarta. Kedatangan Kak Seto untuk memberi perlindungan khusus kepada anak cucu Imam Besar Front Pembela Islam itu.
Dalam kunjungannya, pemerhati anak dari Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) itu khawatir anak cucu Habib Rizieq terdampak dengan insiden penembakan laskar FPI.
Kak Seto mengungkapkan institusinya kaget, dalam rombongan yang belakangan pecah insiden penembakan itu terdapat anak-anak dan bayi yang turut serta bersama keluarga Habib Rizieq.
Lantaran meyakini, peristiwa penembakan ini bisa menimbulkan keguncangan pada anak-anak, maka LPAI meluncur menjenguk anak cucu Habib rizieq tersebut.
“Kami dari LPAI sempat terkejut mendengar berita ini, di mana dalam suasana yang penuh keriuhan itu, di jalan tol KM 50, ternyata ada anak-anak dan bayi, kalau tidak salah ada 12 anak dan bayi. Jadi kami merasa sangat terpanggil untuk melihat kondisi dari anak anak. Bagaimana keadaannya,” ujarnya sebagaimana dalam siaran YouTube Front TV, Selasa (16/12/2020).
Kak Seto mengatakan sering kali terjadi trauma pada anak di bawah umur saat mengalami kejadian yang mengerikan. Untuk itu, hal ini menjadi perhatian khusus dari LPAI yang dulu bernama Komnas Perlindungan Anak.
Pengalaman trauma ini, tidak serta merta muncul saat peristiwa mengerikan terjadi. Makanya ini perlu perhatian betul.
Baca Juga: Ridwan Kamil Minta Polisi Periksa Mahfud MD soal Kerumunan Megamendung
“Sering terjadi pengalaman traumatik yang tertunda, saat itu kelihatan biasa tetapi beberapa saat kemudian itu baru muncul. Ya kami akan pantau, trauma psikis ini karena bagaimanapun juga kami hanya berfokus pada anak,” katanya.
Kak Seto menuturkan dalam konteks itu, dia dan LPAI mengecek bagaimana dampak yang dialami pada anak cucu Habib rizieq setelah peristiwa di Jalan Tol Jakarta Cikampek KM 50 itu.
“Anak-anak membutuhkan perlindungan khusus, dalam hal ini kami ingin melihat bagaimana kondisi anak anak yang ikut bersama dalam rombongan. Kami memantau saat ini dan mungkin beberapa kali juga akan kami lihat kembali,” ujarnya.
Mantu Habib Rizieq, Habib Hanif Alathos menghaturkan rasa terimakasihnya atas perhatian yang diberikan oleh LPAI. Dia pun berharap agar kejadian yang menimpa keluarganya tidak kembali terulang,
“Terima kasih banyak atas perhatiannya dan kepeduliannya. Mudah-mudahan insya Allah anak-anak di indonesia bisa lebih diperhatikan lagi keselamatannya. Jangan sampai ke depannya kejadian ini terulang lagi karena bisa membahayakan daripada anak-anak kita,” tuturnya.
Berita Terkait
-
Habib Rizieq Shihab: Umat Islam Sunni dan Syiah Harus Bersatu Lawan AS-Israel
-
Dasco dan Habib Rizieq Bertemu di Petamburan, Titip Pesan Ini untuk Presiden Prabowo
-
Tak Cukup Utus Menlu, Habib Rizieq Desak Prabowo Sampaikan Duka Cita Terbuka untuk Ali Khamenei
-
Dianggap Menista Salat, Habib Rizieq Minta Netflix Hapus Konten Mens Rea
-
FPI Gelar Reuni 212 di Monas, Habib Rizieq Shihab Dijadwalkan Hadir
Terpopuler
- Janji Ringankan Kasus, Oknum Jaksa di Banten Ancam Korban Bayar Rp2 Miliar atau Dihukum Berat
- 5 HP Murah Terbaru Lolos Sertifikasi di Indonesia, Usung Baterai Jumbo hingga 7.800 mAh
- 6 Bedak Tabur Tahan Air, Makeup Tetap Mulus Meski Keringatan Seharian
- 69 Kode Redeem FF Max Terbaru 14 April 2026: Ada Skin Chromasonic dan Paket Bawah Laut
- 5 Sabun Cuci Muka yang Bagus untuk Memutihkan Kulit Wajah di Indomaret dan Harganya
Pilihan
-
Timnas Indonesia U-17 Diganyang Malaysia, Kurniawan Ungkap Borok Kekalahan
-
Beban Ganda Wanita Saat WFH: Terjebak Laptop dan Pekerjaan Rumah Tangga
-
Hore! Jogja Berlakukan Perpanjangan STNK Tanpa KTP Asli, Calo PajakMakin Terhimpit
-
Daftar Starting XI Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Dava Yunna Masih Jadi Tumpuan!
-
Jateng Belum Ikut-ikut Kebijakan KDM, Bayar Pajak Kendaraan Masih Pakai KTP Pemilik Lama
Terkini
-
Hati-hati! Tabung Gas Oplosan Beredar di Jabodetabek, 10 Orang Jadi Tersangka
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual