Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama

Kondisi cuaca yang diprediksi jauh lebih kering dari biasanya

Muhammad Yunus
Rabu, 15 April 2026 | 12:00 WIB
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
Ilustrasi kemarau [Istimewa]
Baca 10 detik
  • BMKG Jawa Barat memprediksi 66 persen wilayah provinsi tersebut akan mengalami musim kemarau lebih awal dan sangat kering.
  • Puncak kemarau ekstrem di 90 persen wilayah Jawa Barat diprediksi terjadi pada bulan Agustus tahun 2026 mendatang.
  • BMKG mendesak pemerintah dan masyarakat melakukan mitigasi kekeringan dengan menghemat air serta menyesuaikan pola tanam sektor pertanian.

SuaraBekaci.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Jawa Barat mengungkapkan 66 persen wilayah provinsi itu diprediksi bakal dikepung kemarau lebih awal dengan kondisi cuaca yang diprediksi jauh lebih kering dari biasanya.

BMKG Jawa Barat memberikan peringatan serius bagi masyarakat, karena selain lebih awal dan jauh lebih kering, kondisi kemarau akan jauh lebih panjang dari kondisi normal.

"Sebanyak 56 persen wilayah di Jawa Barat diprediksi akan memasuki musim kemarau pada bulan Mei," ujar Prakirawan BMKG Jawa Barat Vivi Indhira secara daring di Bandung, Selasa (14/4).

Vivi menjelaskan fenomena kemarau ini sebenarnya sudah mulai merayap sejak Maret di Bekasi dan Karawang Utara, lalu meluas ke Subang serta Indramayu pada April. Puncaknya, kata dia, 90 persen wilayah Jawa Barat akan mengalami kemarau ekstrem pada Agustus mendatang.

Baca Juga:111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG

Dalam musim kemarau tahun 2026 ini yang diprediksi berlangsung lebih lama, lanjutnya, diperkirakan sebanyak 93 persen wilayah terkategori kering.

Selain pada Agustus dengan 90 persen wilayah mengalami puncak kemarau, kata dia, sebagian kecil wilayah (8 persen) mencapai puncak pada Juli dan dua persen pada September.

Hanya dua persen wilayah yang memiliki karakteristik musim berbeda, mencakup Kota Bogor, Bogor tengah, dan sebagian kecil Sukabumi utara.

Menyikapi kondisi tersebut, BMKG Jawa Barat mendesak pemerintah daerah dan masyarakat untuk segera melakukan langkah mitigasi guna menghindari krisis air bersih yang lebih luas.

"Wilayah di Jawa Barat diprediksi mengalami durasi musim kemarau lebih panjang atau lebih lama dari biasanya," kata Vivi.

Baca Juga:Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi

Warga diimbau untuk mulai menghemat penggunaan air bersih. Sementara itu otoritas terkait diminta mengoptimalisasi operasi waduk, bendungan, serta merehabilitasi embung sebagai cadangan air darurat.

Di sektor pertanian, BMKG meminta para petani untuk menyesuaikan kalender tanam dengan menghindari puncak musim kemarau serta beralih ke varietas tanaman yang tahan kekeringan dan berumur pendek.

"Untuk sektor kebencanaan, dimohon kesiapsiagaan terhadap potensi kekeringan dan kejadian kebakaran hutan dan lokal," ucap Vivi Indhira.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini