6 Fakta Unik Sidik Jari Manusia yang Jarang Diketahui Publik

Dalam proses identifikasi jenazah korban meninggal kecelakaan pesawat ATR42-500 di Gunung Bulusaraung

Muhammad Yunus
Jum'at, 23 Januari 2026 | 17:03 WIB
6 Fakta Unik Sidik Jari Manusia yang Jarang Diketahui Publik
Petugas mengambil sampel darah keluarga korban Pesawat ATR 42-500 di Pos Antemortem DVI Biddokkes Polda Sulsel, Makassar, Sulawesi Selatan, Senin (19/1/2026). [ANTARA FOTO/Arnas Padda/wsj]
Baca 10 detik
  • Pola sidik jari unik mulai terbentuk saat janin berusia 10 hingga 15 minggu di dalam rahim.
  • Sidik jari manusia tidak berubah seumur hidup, kecuali rusak permanen akibat luka sangat dalam.
  • Sidik jari berfungsi biologis untuk meningkatkan traksi pegangan dan membantu drainase saat tangan basah.

Terdapat kondisi genetik sangat langka yang disebut Adermatoglyphia. Orang dengan kondisi ini lahir dengan ujung jari yang sepenuhnya mulus tanpa garis-garis kulit.

Fenomena ini sering disebut sebagai "penyakit keterlambatan imigrasi" karena penderitanya sering mengalami kesulitan saat mengurus dokumen perjalanan di perbatasan negara yang mewajibkan pemindaian sidik jari.

5. Koala Memiliki Sidik Jari Mirip Manusia

Fakta ini sering mengejutkan para ilmuwan. Hewan koala memiliki sidik jari dengan pola lengkungan dan garis yang sangat mirip dengan manusia, bahkan jika dilihat di bawah mikroskop pemindai elektron.

Baca Juga:Operasi SAR Pesawat ATR42-500: Korban Dievakuasi Lewat Jalur Ekstrem

Sangat sulit bagi mata amatir untuk membedakan sidik jari koala dengan sidik jari manusia dalam sebuah pemeriksaan forensik.

6. Berfungsi sebagai Sistem Drainase dan Cengkeraman

Secara biologis, garis-garis pada ujung jari (disebut friction ridges) bukan sekadar hiasan.

Garis tersebut berfungsi untuk meningkatkan gesekan (traksi) saat kita memegang benda, terutama saat tangan basah.

Garis-garis ini membantu mengalirkan air keluar sehingga ujung jari tetap bisa mencengkeram permukaan dengan kuat, mirip dengan pola kembangan pada ban mobil.

Baca Juga:Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung

Sifat-sifat inilah yang membuat tim DVI tetap mengandalkan sidik jari sebagai "identitas primer" selain DNA dan catatan gigi dalam proses identifikasi korban.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

Terkini