Ketua Askot PSSI Kota Bekasi, Muhammad AR yang juga turut hadir di pertemuan antara Atta Halilintar dengan Plt Wali Kota Bekasi, Tri Adhianto, menjelaskan kronologis hingga dicetuskan nama FC Bekasi.
"Waktu itu saya dengar karena saya hadir, 'boleh gak ya pak saya pakai Bekasi FC?' itu kata mereka (Pihak Atta) ya itu mah baru wacana, kalo kata orang mau pacaran mah itu baru PDKT, belum nembak," ucapnya beberapa waktu lalu.
Menurut Muhammad AR, pihaknya mengira bahwa kedatangan Atta dan Putera Siregar saat itu hanya akan meminta izin untuk Ahhas PS Pati akan bermarkas di Stadion Patriot.
"Saya hadir waktu itu dia mau Homebase, apabila liga 2 Atta main lawan siapa, mereka sewa pakai Stadion Patriot seperti Bhayangakara dan Persija masa lalu," jelasnya.
Baca Juga:Atta Halilintar Tak Lagi Pegang Kendali FC Bekasi City, Ada Putra Siregar Jadi Pengganti
Kehadiran FC Bekasi yang awalnya berbasis di Pati itu tidak mendapat dukungan dari suporter Persipasi. Menurut suporter, tidak ada klub lain yang mereka dukung selain Persipasi.
"Mau ada klub lain bawa (Kota) Bekasi, selain Persipasi kita gak akan dukung," ucap Zaly, ketua umum suporter Bekasi (Soebex) kepada SuaraBekaci.id, Senin (21/3/2022).
Ditegaskan oleh Zaly, keputusan suporter Bekasi untuk tidak mendukung FC Bekasi disebabkan faktor historis Persipasi.