SuaraBekaci.id - Ahmad Khozinudin, pengacara penggugat dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi mengaku mendapat pesan Whatsapp dari seseorang yang mengaku sebagai alumni Universitas Gajah Mada (UGM).
Bambang Tri Mulyono selaku klien dari Ahmad Khozinudin menyebut bahwa materi gugatan tak lepas dari pesan dari alumni tersebut.
Menurut Ahmad Khozinudin, isi pesan Whatsapp dari orang yang mengaku alumni UGM menyinggung soal mantan rektor UGM yang diangkat jadi menteri dan kepala BMKG.
Nama Bupati Purwakarta Anne Ratna Mustika belakangan ini menjadi sorotan atas kasus gugatan perceraian terhadap suaminya, yakni Dedi Mulyadi.
Baca Juga:Alasan Jokowi Tak Sebut PSSI Soal Transformasi Sepak Bola Indonesia Bareng FIFA dan AFC
Namun, dirinya akan mengambil langkah hukum atas kasus pencemaran nama baik oleh oknum penyebar informasi berita bohong atau hoaks.
Langkah tegas berupa jalur hukum itu diambil Anne Ratna Mustika lantaran dirinya sering menjadi korban hoaks.
1. Dugaan Ijazah Palsu Presiden Jokowi, Alumni: Saya Malu Kalau UGM Tak Selesaikan Masalah Ini
![Presiden Joko Widodo resmi melantik pasangan Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono X dan Wakil Gubernur DIY KGPAA Paku Alam X di Istana Negara, Jakarta pada Senin (10/10/2022). [Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/10/10/30920-presiden-jokowi-melantik.jpg)
Ahmad Khozinudin, pengacara penggugat dugaan ijazah palsu Presiden Jokowi mengaku mendapat pesan Whatsapp dari seseorang yang mengaku sebagai alumni Universitas Gajah Mada (UGM).
Bambang Tri Mulyono selaku klien dari Ahmad Khozinudin menyebut bahwa materi gugatan tak lepas dari pesan dari alumni tersebut.
Baca Juga:Cuaca Bekasi Hari Ini, Potensi Hujan Deras dan Angin Kencang pada Sore Hari