facebook

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

MotoGP Mandalika Jadi Bukti Jokowi Bawa Indonesia Bangkit dari Keterpurukan karena Pandemi

Galih Prasetyo Jum'at, 18 Maret 2022 | 08:18 WIB

MotoGP Mandalika Jadi Bukti Jokowi Bawa Indonesia Bangkit dari Keterpurukan karena Pandemi
Ilustrasi MotoGP Mandalika. (Pixabay.com)

"Ini melengkapi sekaligus menegaskan kesuksesan Indonesia di bawah Pemerintahan Presiden Jokowi dalam menangani pandemi dan upaya bangkit"

SuaraBekaci.id - Ketua Umum Balad Jokowi, Muhammad Muchlas Rowi mengaku kagum dengan penyelenggaraan MotoGP Mandalika pada 18 sampai 20 Maret 2022.

Menurutnya, penyelanggaraan MotoGP menunjukkan pemerintah Indonesia di bawah Jokowi mampu bangkit dari keterpurukan di era pandemi ini.

"Ini melengkapi sekaligus menegaskan kesuksesan Indonesia di bawah Pemerintahan Presiden Jokowi dalam menangani pandemi dan upaya bangkit dari keterpurukan,” kata pria yang juga dosen di Institut Bisnis Muhammadiyah Bekasi ini mengutip dari Antara, Jumat (18/3/2022).

enurut Muchlas, rakyat Indonesia sudah sepatutnya bangga karena kembali dipercaya menghelat ajang balapan motor terakbar di dunia MotoGP setelah sekian lama vakum dari lintasan balap Indonesia.

Selama ini, lanjut dia, publik Indonesia hanya dapat melirik negara tetangga yang berhasil menggelar "event-event" kaliber dunia. Namun, menurutnya, kali ini masyarakat Indonesia yang "menepuk dada" karena mampu menghadirkan kembali ajang MotoGP.

Komisaris PT Jamkrindo itu turut mengapresiasi peran Kementerian BUMN di bawah kepemimpinan Erick Thohir yang sukses menyelesaikan pembangunan sirkuit Mandalika secara cepat.

“Ini merupakan hasil dukungan dan sinergi BUMN dalam persiapan penyelenggaraan MotoGP. Dibangun oleh ITDC di Kawasan pariwisata Mandalika, dan didukung sejumlah perusahaan BUMN bidang jasa infrastruktur,” kata Muchlas.

Muchlas mengatakan dengan menggelar ajang balap motor tersebut, maka nama Indonesia di kancah global semakin terdengar. Karena, kata Muchlas, penonton dari seluruh dunia bisa melihat hal tersebut sebagai salah satu indikasi kemapanan negara.

"Stigma yang melekat pada Indonesia sebagai negara yang ketinggalan segera terhapus. Berganti menjadi kesan sebagai negara yang maju," kata Muchlas.

Ajang MotoGP dan World Superbike memiliki banyak penggemar di seluruh penjuru dunia. Setidaknya 200 negara yang telah resmi menayangkan langsung acara ini.

Baca Juga: 5 Daerah Indonesia Termasuk Bali Menjadi yang Paling Banyak Beli Tiket MotoGP Mandalika

Menurut dia, siaran MotoGP di Sirkuit Mandalika ke penjuru dunia akan memberi pesan bahwa Indonesia adalah destinasi pariwisata yang memiliki daya tarik.

“Setelah MotoGP dilaksanakan di Sirkuit Mandalika, maka akan banyak investor yang antre panjang. Kelebihan dan keindahan Sirkuit Mandalika sudah tidak perlu dipertanyakan karena potensi yang ditawarkannya sudah sangat menjanjikan," ujarnya.

Baca Juga

Komentar

Berita Terkait