alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Video Siswi SD Dibully, Dianiaya Siswa SMP, Ini Kata Polisi

Lebrina Uneputty Senin, 11 Oktober 2021 | 14:05 WIB

Video Siswi SD Dibully, Dianiaya Siswa SMP, Ini Kata Polisi
Potongan video korban meringkuk berusaha melindungi bagian depan tubuh dan wajah.(Instagram)

Aksi perundungan dan penganiayaan tersebut bahkan direkam pelaku menggunakan kamera ponsel.

SuaraBekaci.id - Seorang siswi SD menjadi korban perundungan atau bully dan penganiayaan siswa SMP di Bandung. Aksi ini terekam dalam video, kemudian viral di media sosial. 

Aksi perundungan dan penganiayaan tersebut bahkan direkam pelaku menggunakan kamera ponsel. Informasi yang beredar di sosial media, kejadian itu berawal dari masalah stiker whatsApp.

Dalam video, korban tampak meringkuk di atas tanah ketakutan, melindungi wajah dan bagian depannya. Sedangkan pelaku membully sambil terus menendang korban, memancing agar korban melawan. 

"Nantangin aku, bilangnya jago berantem, emang aku ini lawannya cewek, aku nggak mandang laki nggak mandang cewek loh. Pengen lihat ditendang, nih ditendang nih, di pukul," ucap suara pria dalam video tersebut.

Dari hasil penelusuran wartawan, kejadian itu terjadi di kawasan Sarijadi, Kota Bandung.
Kapolsek Sukasari Kompol Darmawan membenarkan adanya insiden tersebut.

Tangkapan layar video Korban berusaha melindungi wajahnya saat dianiaya dan dibully. (Instagram)
Tangkapan layar video Korban berusaha melindungi wajahnya saat dianiaya dan dibully. (Instagram)

"Kejadian perundungan benar, itu terjadi pada 4 Oktober 2021, di Sarimanah, Sarijadi. Korban dan pelaku ini masih di bawah umur. Mereka ini teman bermain," ucap Darmawan kepada wartawan, saat dihubungi via ponselnya, Senin (11/10/2021).

Namun begitu Darmawan mengatakan kasusnya sendiri, kata dia, sudah diselesaikan secara kekeluargaan. Baik keluarga korban dan pelaku, sudah melakukan pertemuan.

"Sudah dibuat juga surat pernyataannya sebagai bentuk pertanggung jawaban supaya tidak dilakukan lagi dikemudian hari," kata Darmawan.

Aksi penganiayaan ini sendiri mendapat reaksi keras dari warganet. Mereka menuntut agar pelaku dihukum dan korban mendapat tindakan pemulihan.

Salah satunya diungkapkan akun Instagram @indra_topa di kolom komentar @infotibandung.

Komentar

Berita Terkait