alexametrics

Pilihan Terpopuler News Lifestyle Indeks

Lion King dan 5 Mitos Keliru tentang Singa

Lebrina Uneputty Senin, 27 September 2021 | 14:13 WIB

Lion King dan 5 Mitos Keliru tentang Singa
Ilustrasi singa. (Shutterstock)

Citra binatang jenis Felidae jenis kucing ini tak lekang waktu, terus menginspirasi berbagai cerita.

Singa kerap disebut sebagai raja hutan, meski mereka sebenarnya tinggal di savana atau semak belukar.

  • Albino

Singa berkulit putih disakralkan masyarakat di hampir setiap wilayah Afrika. Ada persepsi keliru tentang singa putih yang mereka dianggap albino.

Jenis singa albino memang ada, di sisi lain, singa putih sebenarnya merupakan bagian kecil dari kelompok singa.

Singa putih memiliki mutasi besar, yang dalam istilah ilmu pengetahuan disebut leucism. Kondisi itu membuat jumlah melanin atau pigmen yang mengendalikan warna kulit dan mata mereka berkurang drastis.

Faktanya, warna mata merupakan satu-satunya yang dapat membuat kita membedakan singa putih dan singa albino. Singa putih memiliki mata biru, sementara mata singa albino berwarna merah atau merah jambu.Singa putih memiliki mata berwarna biru.

  • Bulu panjang tanda kesuksesan singa

Bulu yang panjang di sekitar wajah singa kerap dianggap alat untuk mengukur hasrat seksual. Semakin lebat bulu itu, maka daya tarik sang singa jantan akan semakin besar.

Namun penelitian terakhir menyatakan anggapan itu keliru. Seekor singa yang tak berbulu wajah di Taman Nasional Tsavo, Kenya, terlihat mampu menarik perhatian singa betina.

Singa itu juga dapat mempertahankan wilayahnya dari serangan singa jantan lainnya.

Bulu lebat di sekitar wajah ternyata juga tidak hanya dimiliki singa jantan. Setidaknya itu terbukti pada singa betina yang telah diteliti, terutama yang berada di Delta Okavango, Botswana.

Sejumlah singa betina itu terlibat dalam aktivitas keseharian dengan kelompoknya, terutama singa jantan. Singa betina itu juga mempunyai probabilitas yang lebih tinggi menjadi infertil.

Komentar

Berita Terkait