- Kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL mengalami kecelakaan tragis di Stasiun Bekasi Timur pada Senin, 27 April 2026.
- Seorang korban bernama Endang Kuswati berhasil selamat setelah terjebak selama sepuluh jam di bawah tumpukan korban lainnya.
- Proses evakuasi korban berlangsung hingga Selasa pagi dan Endang kini menjalani perawatan intensif di RSUD Kota Bekasi.
SuaraBekaci.id - Tragedi kecelakaan kereta Argo Bromo Anggrek dan KRL pada Senin malam, 27 April 2026, menyisakan kisah memilukan sekaligus dramatis.
Di tengah gerbong yang ringsek di sekitar Stasiun Bekasi Timur, seorang perempuan bernama Endang Kuswati (40) bertahan hidup meski selama hampir 10 jam terjebak di bawah tumpukan korban.
Cerita perjuangan Endang menjadi salah satu kisah paling mengguncang dalam tragedi kecelakaan kereta Bekasi yang menyita perhatian publik.
Sepupu korban, Iqbal, menceritakan bahwa kabar mengenai insiden tersebut pertama kali ia terima langsung dari Endang melalui telepon.
Menurutnya, Endang sempat menghubungi keluarga untuk memberi tahu bahwa dirinya menjadi salah satu korban kecelakaan kereta tersebut.
“Dia (korban) telepon kalau misalkan dia itu jadi salah satu korban yang ada di kereta tersebut gitu," kata Iqbal, Selasa 28 April 2026.
Mendengar kabar tersebut, keluarga langsung bergegas menuju lokasi kejadian sekitar pukul 22.00 WIB untuk mencari kepastian kondisi Endang. Namun setibanya di sana, mereka belum berhasil menemukan keberadaan korban.
Situasi di sekitar lokasi saat itu masih sangat kacau. Tim penyelamat masih berupaya mengevakuasi korban dari gerbong yang rusak parah.
Ditemukan Setelah Berjam-Jam Terjebak
Sekitar pukul 02.00 dini hari, keluarga akhirnya mendapat informasi baru. Mereka menerima foto dari wartawan di lokasi yang memperlihatkan Endang masih berada di dalam gerbong dengan kondisi lemas dan sudah mendapatkan bantuan oksigen.
"Jadi aku dapat salah satu foto dari pers, korban itu masih di dalam, kondisi
lemas dan udah di dalam proses oksigen,” ujarnya.
Proses evakuasi ternyata berlangsung cukup lama karena posisi Endang berada di gerbong paling belakang. Menurut Iqbal, Endang baru berhasil dievakuasi pada pagi hari sekitar pukul 06.00 hingga 07.00 WIB.
“Jadi, dari jam 9 malam baru selesai proses evakuasi sekitar jam 6 sampai jam 7 (pagi), karena posisi kakak saya agak paling belakang, menunggu dari yang sebelum-sebelumnya untuk dievakuasi,” ucapnya.
Bertahan di Tengah Tumpukan Korban
Yang paling mengguncang dari kisah ini adalah bagaimana Endang mampu bertahan selama berjam-jam di tengah kondisi kejadian tersebut. Iqbal mengatakan, Endang sempat tertidur di atas tumpukan para korban lainnya.
Tag
Berita Terkait
-
Bengis! Bocah 4 Tahun di Bekasi Tewas Disiksa Ibu Tiri Pakai Gayung dan Sikat Gigi
-
9 Hari Mencekam! Kisah Wanita di Bekasi Lolos dari Penyekapan Pacar yang Cemburu Buta
-
Jembatan KA Matraman Aman, Tak Ada Kerusakan Struktur Usai Truk Molen Tersangkut
-
Balita Bekasi Tewas Dianiaya Ibu Tiri, Nyawa Melayang Akibat Luka Parah di Kepala
-
Polisi Buru Terduga Penganiaya Kekasih di Bekasi, Korban Kabur Lewat Jendela
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas
-
Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri
-
BRI Pimpin Sinergi Himbara di Danantara Housing Expo 2026, Dorong Akses KPR Masyarakat
-
Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan
-
BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak