- MUI merekomendasikan KPI memberi sanksi tegas atas tayangan Anwar Sanjaya yang melanggar etika siaran Ramadan.
- Anwar Sanjaya terbukti melakukan gerakan erotis, kekerasan fisik, dan *body shaming* dalam siaran Maret 2026.
- Pelanggaran berulang yang terekam pada Februari-Maret 2026 dinilai menodai kesucian bulan Ramadan.
Pada pemantauan sebelumnya, Anwar juga tercatat melontarkan komentar yang mengarah pada body shaming.
Salah satunya saat ia membandingkan rekannya dengan “ulekan puyer”—yang dinilai merendahkan secara fisik.
6. Terseret Dugaan Kekerasan Verbal
Tak hanya fisik, MUI juga mencatat adanya kekerasan verbal dalam interaksi di acara tersebut.
Candaan yang berujung ejekan dianggap tidak layak, terlebih ditayangkan di bulan suci.
7. Adegan Tidak Pantas Tertangkap Kamera
Beberapa aksi lain juga dinilai melanggar norma, seperti:
Gerakan tubuh yang diasosiasikan dengan unsur erotis
Aksi membuka celana dalam siaran
Baca Juga: Gerakan 'Pantat Ngebor' Anwar Sanjaya Bikin MUI Meradang dan Minta KPI Bergerak
Kedua hal ini dinilai melanggar norma kesopanan publik dan standar siaran.
8. Dianggap Melanggar P3SPS dan UU Penyiaran
Seluruh temuan ini dinilai berpotensi melanggar:
Pedoman Perilaku Penyiaran dan Standar Program Siaran (P3SPS)
Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2002 tentang Penyiaran
Fatwa MUI terkait etika tayangan
Berita Terkait
Terpopuler
- 5 Moisturizer yang Cocok untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- 4 HP Kamera 200 MP Under Rp5 Juta untuk Foto dan Video Kualitas Tinggi
- Djarum Digeledah KPK, Publik Ramai Kaitkan dengan Isu Haji Isam dan DBS
- 5 Sunscreen untuk Kulit Kering dan Kusam di Usia 40 Tahun ke Atas
- Cara Cek KTP Kita Terdaftar di Pinjol Apa Saja?
Pilihan
-
Resmi, MA Putuskan Suket Penyetaraan Ijazah Gibran Tidak Sah
-
Kembangkan AURA, Suara.com Raih AMSI Awards 2026 di Bidang Inovasi Produk dan Pemanfaatan AI
-
Salib Merah Besar ala Film 'Pesta Babi' Hiasi Demo Mahasiswa di Dukuh Atas, Ini Maknanya
-
Tertahan di Gedung UOB, Ketegangan Pecah Saat Mahasiswa Ngotot Tembus Bundaran HI
-
Lepas Jaket Almamater, Mahasiswa Melebur dalam Aksi di Bundaran HI
Terkini
-
Polresta Bogor Minta Maaf soal Intimidasi Jurnalis, Anggota Polisi Dijatuhi Sanksi
-
Seret Nama Pejabat ATR/BPN hingga Politisi, Ini Fakta Terbaru Kasus Korupsi Summarecon
-
Bikin Polusi Udara Parah, Pabrik Arang di Bekasi Disegel
-
Waketum MUI Jadi Saksi Meringankan Dugaan Korupsi Haji Eks Menag Yaqut Cholil
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi