- Kericuhan di depan TMP Kalibata mengakibatkan delapan pedagang gulung tikar dan kerugian sekitar Rp1,2 miliar.
- Sebanyak 20 dari 37 pedagang terdampak belum menerima bantuan yang memadai untuk memulihkan usaha mereka.
- Para pedagang masih terkendala modal untuk memulai kembali usaha setelah tragedi yang terjadi sebulan lalu.
SuaraBekaci.id - Sebanyak delapan pedagang gulung tikar akibat kericuhan yang menewaskan dua penagih utang (debt collector) di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, beberapa pekan lalu.
"Ada delapan tenda yang gulung tikar dari kejadian tersebut," kata salah satu pemilik kios yang terbakar Henny Maria kepada wartawan di Kalibata Jakarta, Senin (12/1).
Henny mengatakan, hingga kini 20 dari 37 kios terdampak belum menerima bantuan yang mencukupi untuk kembali membangun usahanya.
Apalagi dia masih kesusahan untuk mengumpulkan modal demi kembali berjualan pasca satu bulan tragedi.
"Sebagian besar masih banyak yang terkendala. Intinya, kami harus menambah modal lagi untuk terpaksa membuka lapak lagi dari awal," katanya.
Dia mengaku sudah tiga tahun lalu berdagang bersama pedagang lainnya. Dia butuh waktu dan tenaga untuk bisa kembali pulih.
Menurut dia, ada pihak telah berjanji memberikan bantuan. "Kami sangat berharap itu bisa terealisasi dan memberikan kami dukungan untuk pulih," katanya.
Hingga kini, pihaknya masih menjalankan kewajiban untuk memenuhi panggilan Polda Metro Jaya guna memberikan keterangan terkait kasus tersebut.
Dia berharap dengan adanya bantuan dan dukungan dari berbagai pihak bisa mencegah kejadian anarkis yang merugikan banyak pihak di Kalibata.
Baca Juga: Viral, Ojol Dikeroyok Debt Collector di Jatiasih, Motor Dirampas dan Wajah Ditendang
Kerugian akibat kericuhan yang menewaskan dua orang penagih utang (debt collector) di depan Taman Makam Pahlawan (TMP) Kalibata, Jakarta Selatan, mencapai sekitar Rp1,2 miliar.
Berita Terkait
Terpopuler
- Pemerintah Tutup Ruang Pembentukan Provinsi Luwu Raya, Kemendagri: Ikuti Moratorium!
- Warga Sambeng Borobudur Pasang 200 Spanduk, Menolak Penambangan Tanah Urug
- Cerita Eks Real Madrid Masuk Islam di Ramadan 2026, Langsung Bersimpuh ke Baitullah
- Sosok Arya Iwantoro Suami Dwi Sasetyaningtyas, Alumni LPDP Diduga Langgar Aturan Pengabdian
- Menkop Ferry Minta Alfamart dan Indomaret Stop Ekspansi Karena Mengancam Koperasi Merah Putih
Pilihan
-
SBY Sentil Doktrin Perang RI: Kalau Serangan Udara Hancurkan Jakarta, Bagaimana Hayo?
-
Kasus Pembakaran Tenda Polda DIY: Perdana Arie Divonis 5 Bulan, Hakim Perintahkan Bebas
-
Bikin APBD Loyo! Anak Buah Purbaya Minta Pemerintah Daerah Stop Kenaikan TPP ASN
-
22 Tanya Jawab Penjelasan Pemerintah soal Deal Dagang RI-AS: Tarif, Baju Bekas, hingga Miras
-
Zinedine Zidane Comeback! Sepakat Latih Timnas Prancis Usai Piala Dunia 2026
Terkini
-
Peringatan Keras Wali Kota Bekasi untuk Camat dan Lurah: Jangan Biarkan Proyek Liar!
-
Transjabodetabek Terus Ekspansi, Siap Layani Cikarang dan Bandara
-
Pemprov Jabar Bagi-Bagi 3.040 Tiket Bus Mudik Gratis 2026, Daftar Lewat HP Sekarang!
-
BRI Siapkan 3 Strategi Mitigasi Risiko untuk Dorong Kredit UMKM
-
Terjadi Lagi di Bekasi: Begal Payudara di Gang Sempit Terekam CCTV