SuaraBekaci.id - Dua orang menjadi korban penembakan oleh orang tak dikenal (OTK) di wilayah Kampung Tambun Magih, Desa Buni Bakti, Babelan, pada Senin (6/11/2023) malam, sekitar pukul 18:00 WIB.
Berdasarkan keterangan warga sekitar, Irfan (25) mengatakan, mulanya pelaku bersama 4 orang temannya melintas di tempat kejadian perkara (TKP) dengan menggeber-geberkan sepeda motor yang dikendarai.
Di sekitar TKP, ada sejumlah warga tengah asik duduk. Warga kemudian menegur terduga pelaku dengan menanyakan maksud dan tujuan kehadiran terduga pelaku itu.
“Anak-anak (warga) lagi pada minum es (nongkrong) terus ada (terduga pelaku) gak tau tuh orang mana lewat mau nyari gara-gara aja. Kaya ngegas-ngegas motor aja kaya orang mau nyari masalah gitu,” terang Irfan saat ditemui awak media termasuk SuaraBekaci.id, Selasa (7/11).
Tak terima ditegur, pelaku kemudian mengancam warga yang berada di TKP sebelum akhirnya pergi memasuki wilayah Perumahan Pondok Permata yang jaraknya hanya sekitar 500 meter dari TKP.
Tak berselang lama 5 orang terduga pelaku itu kembali datang, 1 di antaranya membawa senjata airsoft gun. Sementara 4 lainnya menunggu di posisi yang jauh lebih maju dari TKP.
“Pas keluar dari perumahan itu langsung nembak sambil jalan itu, nembaknya pakai tangan kiri,” ujarnya.
“Yaudah disitu udah nembak-nembak membabi buta, anak-anak langsung ditembakin,” sambung Irfan.
Terduga pelaku melayangkan tembakan secara acak ke arah warga sekitar sebanyak 5 kali. Setelahnya, 5 orang itu meninggalkan lokasi dan kabur ke arah Jakarta Utara.
Akibat peristiwa itu, dua orang warga mengalami luka tembak pada bagian tangan dan paha.
Sementara itu, keterangan dari Kapolsek Babelan Kompol Didik Prijo Susilo, diduga OTK yang melakukan penembakan berjumlah lima orang.
Sedangkan korban penembakan berjumlah dua orang. Korban terkena luka tembakan di bagian tangan dan paha. Korban langsung dilarikan ke rumah sakit.
"Kejadian sangat singkat di duga pelaku sekitar 5 orang dan 2 orang korban mengalami luka tembak, satu orang tertembak di bagian tangan dan satu nya lagi di bagian paha, dari sementara korban di larikan ke rumah sakit," ucap Didik.
Salah satu pelaku kemudian menembakkan air softgun ke arah korban. Untuk saat ini, kasus penembakan di Babelan masih dalam penyelidikan Reskrim Polsek Babelan dan Polres Metro Bekasi.
Kontributor : Mae Harsa
Berita Terkait
-
Dipicu Masalah Tanah, Bentrokan Berdarah Kelompok John Kei dan Nus Kei di Bekasi Bermotif Balas Dendam
-
11 Orang Jadi Tersangka Keributan Kelompok John Dan Nus Kei Di Bekasi, 2 Masih Diburu
-
Kasus Penembakan di Bekasi, Apa Itu Kelompok John Kei dan Nus Kei?
-
Dapat Info Akan Diserang, Kronologi Kelompok John Kei Tembak Mati Anak Buah Nus Kei di Medan Satria Bekasi
-
Aksi Penembakan di Maine Tewaskan 22 Orang, Pelaku Ternyata Tentara Cadangan Angkatan Darat AS
Terpopuler
- Aksi Ngamen di Jalan Viral, Pinkan Mambo Ngaku Bertarif Fantastis Setara BLACKPINK
- 5 Motor Listrik Terbaik Buat Ojol: Jarak Tempuh Jauh, Harga Terjangkau, Mesin Bandel
- 6 Bedak Padat untuk Makeup Natural dan Anti Kusam, Harga Terjangkau
- Kata Anak Pinkan Mambo Usai Tahu Sang Ibu Ngamen di Jalan: Downgrade Semenjak Nikah Sama Suaminya
- 5 Motor Listrik Fast Charging, Bebas Risau dari Kehabisan Baterai di Jalan
Pilihan
-
Tragedi Gas Maut di TB Simatupang: 4 Nyawa Melayang dalam Toren, Proyek 8 Lantai Kini Senyap
-
Akses Jalan Diblokir, Warga Kepung Pesantren Darul Istiqamah Maros
-
Brady Ebert Bekas Gitaris Turnstile Ditangkap Terkait Kasus Percobaan Pembunuhan
-
Tak Ganggu Umat Muslim, Pihak Yayasan Pastikan Rumah Doa Jemaat POUK Tesalonika Jauh dari Masjid
-
Diperiksa Kasus Penggelapan Rp2,4 Triliun, Apa Peran Dude Harlino dan Istri di PT DSI?
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta