SuaraBekaci.id - PSSI punya nakhoda baru untuk durasi 2023 hingga 2027. Dia adalah Erick Thohir, pejabat dengan status Menteri Badan Usah Milik Negara (BUMN).
Erick Thohir terpilih sebagai ketum PSSI pada Kongres Luar Biasa (KLB) PSSI yang berlangsung di Hotel Sangri La, Jakarta, Kamis (16/2/2023).
Pada proses pemilihan, voter PSSI memberikan suara terbanyak kepada Erick Thohir. Ia mendapat perolehan suara sebanyak 64 dari 84 voters.
Pesaing terdekat Erick Thohir, La Nyalla Mattalitti hanya memperoleh 22 suara. Sementara dua pesaing lainnya, Arief Putra Wicaksono dan Doni Setiabudi tak mendapa suara.
Di dunia sepak bola, ini menjadi perhatian berikutnya Erick Thohir. Ia sebelumnya bikin geger publik Indonesia setelah menjadi presiden di Inter Milan, klub yang memiliki gelar 19 Scudetto Serie A Italia.
Erick pada 2013 bersama dua penguasa Indonesia lainnya buat heboh dengan resmi membeli 70 persen saham La Beneamata.
Thohir kabarnya menggelontorkan uang sebesar 240 juta hingga 300 juta euro atau setara Rp3,8 triliun untuk bisa mendapatkan saham mayoritas di Inter Milan.
Tongkat kepemimpinan di Inter Milan dari Massimo Moratti pun berpindah ke Erick Thohir. Namun, pada Januari 2019, Thohir kemudian melepas seluruh sahamnya di Inter Milan kepada Steven Zhang, anak pemilik Suning Holdings Grup.
Selama menjadi pemilik saham mayoritas di Inter Milan, Erick Thohir dianggap gagal. Fakta menunjukkan bahwa prestasi terbaik Inter di era Thohir ialah finish di peringkat keempat musim 2015-16 dan 2017-18.
Baca Juga: Menang Telak, Erick Thohir Pimpin PSSI 2023-2027
Pada musim pertamanya, Thohir telan pil pahit, Inter Milan mengulang prestasi terburuk sejak 1974-75 yakni hanya terlempar dari posisi 4 besar. Inter di musim 2012-13 finish diperingkat ke-9.
Pria berdarah Lampung, Sunda dan Tionghoa ini tidak hanya menjadi pemilik Inter Milan. Adik dari bankir Garibaldi Thohir tersebut diketahui juga memiliki klub basket NBA Philadelphia 76ers pada 2011.
Selain itu, Satria Muda klub basket di IBL juga dimiliki oleh pria kelahiran Jakarta 30 Mei 1970.
Di luar Inter Milan, Thohir juga diketahui memiliki saham di sejumlah klub sepak bola luar negeri lainnya seperti DC United yang bermain di Major League Soccer (MLS) dan Oxford United di Inggris.
DC United dimiliki Erick Thohir pada 2012, namun pada 2022, ia melepas saham mayoritas yang dimiliknya. Erick sempat menceritakan proses ia membeli saham DC United saat jadi bintang tamu di kanal Youtube Helmy Yahya Bicara.
"Saya mengambil alih DC karena mereka punya historis besar. Tapi secara performance dan keuangan rontok saat itu," kata Erick.
Tag
Berita Terkait
-
Menang Telak, Erick Thohir Pimpin PSSI 2023-2027
-
Klub-klub Liga 2 Catat! Ini Kata Erick Thohir Soal Janji Lanjutkan Kompetisi
-
Gagal Menjadi Ketua Umum PSSI, LaNyalla Mattalitti Minta Erick Thohir tak Memberi Ruang para Mafia
-
Kalah dari Erick Thohir dalam Pemilihan Ketum PSSI, La Nyalla Ikhlas
-
86 Suara Tentukan Ketua Umum PSSI Baru, Erick Thohir Singkirkan La Nyalla! Inilah Daftar Voters KLB PSSI
Terpopuler
- Bagaimana Cara Cek NIK Terindikasi Judol atau Tidak? Begini Langkah Mudahnya
- 25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Khofifah dan Emil Hadiri Pameran Tunggal Lukisan SBY, Apresiasi Karya Presiden ke-6 RI
- Titik Terang Kabar Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby, KUA: Surat Rekomendasi Sudah Masuk
Pilihan
-
Usut Dugaan Korupsi KSO Pertamina EP, Kejagung Geledah Kantor Setda hingga Bapenda Kota Bekasi
-
Mekkah Diserang Houthi, Kemlu Minta WNI Hati-hati di Arab Saudi
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
Terkini
-
Buruh Minta Naik! Ini Bocoran Formula dan Kisaran Upah Minimum 2027
-
Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum
-
Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun