SuaraBekaci.id - Francisco Rillo lakoni perjalanan yang tak akan ia lupakan seumur hidupnya. Demi bisa memberi dukungan langsung untuk Lionel Messi di Piala Dunia 2022, Rillo arungi ribuan kilometer gunakan sepeda motor.
Rillo menempuh perjalanan darat sejauh 10.460 kilometer dari kota Johannesburg di Afrika Selatan untuk datang ke Qatar.
Gunakan sepeda motor yang baru ia beli, Rillo berangkat dari Johannesburg dari 23 September 2022 dan berharap sudah tiba di Qatar sebelum pembukaan Piala Dunia 2022.
Motor yang dipakai Rillo bukan motor besar namun hanya motor tipe Honda Supra. Kecepatan motor Rillo tak lebih dari 70 km/jam saja.
Mengutip dari laporan Ole, Rillo menceritakan selama perjalanannya melintasi beberapa negara di Afrika ia mendapat banyak pengalaman, dari yang terbaik hingga terburuk.
"Saya memiliki banyak pemandangan indah selama perjalanan. Namun di satu sisi saya takut karena saya sangat dekat hewan buas," ucapnya.
"Saya menghabiskan empat hari di antara suku-suku di Zambia, di mana tidak ada satu pun dari mereka bisa berbahasa Inggris," lanjutnya.
Saat berada di Tanzania, Rillo dapat pengalaman lain. Ia terpaksa harus mendorong motornya karena kondisi jalan sangat rusak.
"Ada tempat di mana saya baru mendorong motor karena banyak jalan yang rusak. Saya juga harus berhati-hati agar tidak jatuh ke parit,"
Baca Juga: Timnas Inggris Spesial di Mata Lionel Messi, Juara Piala Dunia 2022?
Situasi lebih menenggakan dihadapi Rillo saat tiba di wilayah konflik. Ia harus memilih harus melewati Ethopia, Somalia atau Sudan Selatan.
Rillo akhirnya memilih untuk melewati Ethopia yang menurutnya lebih baik dibanding harus melewati Somalia atau Sudan Selatan.
Namun nahas saat tiba di Ethopia, ia harus merelakan sepeda motornya. Hal ini lantaran ada aturan baru di sana yang mewajibkan orang asing membayar pajak tiga kali lipat saat naik motor.
"Di Ethopia ada aturan bahwa orang asing harus meninggalkan jaminan untuk kendaraan yang dibawa dan membayar pajak tiga kali lipat. Uang itu harus dibayar tunai, tidak ada kartu kredit di sana," ungkapnya.
Ia pun terpaksa mencoba menelepon pihak kedutaan namun tidak banyak membantunya. Ia pun terpaksa melanjutkanya perjalanan dengan bus dan motornya ditinggal di Ethopia.
"Di jalan Ethopia, saya dihentikan banyak petugas dan mendapat pemeriksaan sebanyak 50 kali oleh mereka,"
Berita Terkait
-
Timnas Inggris Spesial di Mata Lionel Messi, Juara Piala Dunia 2022?
-
6 Tuan Rumah Juara Piala Dunia, Tapi Ada Tim yang Gagal Lolos ke Piala Dunia 2022
-
5 Fakta Bola Piala Dunia 2022 yang Diproduksi Indonesia, Desain, Kelebihan hingga Harga Al Rihla
-
Termasuk Cristiano Ronaldo, Ini 5 Pemain Sepakbola Tertua yang Bakal Tampil di Piala Dunia 2022: Tua-tua Keladi!
-
Bukan Jerman, Pelatih Persija Thomas Doll Favoritkan Brasil Jadi Kampiun Piala Dunia 2022
Terpopuler
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 5 Serum Wardah untuk Mengurangi Flek Hitam dan Garis Halus pada Kulit Usia 40 Tahun
- 4 Mobil Bekas Honda yang Awet, Jarang Rewel, Cocok untuk Jangka Panjang
- Plt Gubri SF Hariyanto Diminta Segera Tetapkan Kepala Dinas Definitif
Pilihan
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Jadi Bos BI, Purbaya: Bagus, Saya Mendukung!
-
Rupiah Tembus Rp16.955, Menkeu Purbaya: Bukan Karena Isu Wamenkeu ke BI
-
Rupiah Makin Jatuh Nilainya, Hampir ke Level Rp 17.000/USD
-
Prabowo Calonkan Keponakannya Untuk Jadi Bos BI
-
Suram! Indonesia Masuk Daftar 27 Negara Terancam Krisis Struktural dan Pengangguran
Terkini
-
Sosok Andy Dahananto Pilot Korban Kecelakaan ATR 42-500 di Gunung Bulusaraung
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi