Dikutip dari laman Npr.org, fenomena gerhana Bulan total ini akan menjadi yang terakhir di 2022. Pasalnya, fenomena serupa akan terjadi akan berlangsung kembali dalam kurun waktu 3 tahun. Menurut NASA, gerhana Bulan total berikutnya akan terjadi pada tahun 2025.
Dilihat negara lain
Dikutip dari laman Space.com, tidak hanya di Indonesia, fenomena langka gerhana Bulan total juga dapat terlihat di belahan negara lain. Gerhana Bulan total dapat terlihat di sebagian Benua Asia, Australia, Amerika Utara, sebagian Eropa utara dan timur, dan sebagian besar Amerika Selatan.
Berwarna merah terang
Dikutip dari laman Npr.org, fenomena langka tersebut membuat bulan tampak berwarna merah. Hal tersebut terlihat seolah-olah, sinar matahari masih ada di langit melalui proyeksi dari Bulan.
Kontributor : Rifka
Berita Terkait
-
Niat dan Tata Cara Shalat Gerhana Bulan Total 8 November 2022, Simak Jadwal Lengkapnya
-
Jam Berapa Gerhana Bulan 8 November 2022? Ini Jadwal Lengkap WIB, WITA dan WIT
-
Persis Solo Akan Lakukan TC Bareng JDTFC di Malaysia
-
Harga Mulai Rp2 Jutaan, Hp POCO M5 Akan Hadir di Indonesia, Ini Spesifikasinya
-
Proyek Naturalisasi Shayne Pattynama, pemain Viking FK di sahkan Komisi X DPR RI
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- 3 Rekomendasi Helm Half Face Rp200 Ribuan yang Paling Dicari Bikers, Nyaman Buat Harian
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
- Defisit APBN 'Cuma' 0,91 Persen, Purbaya Khawatir Kementerian-Lembaga Minta Anggaran Tambahan
Pilihan
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
-
Dilantik Jadi Menkeu, Suahasil Akui Tak Berkomunikasi Dengan Purbaya
-
Purbaya Diganti, Nilai Tukar Rupiah Langsung Loyo ke Level Rp17.699
-
Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
-
Ada Pelantikan di Istana Sore Ini, Pratikno Ngaku Dapat Undangan Mendadak