SuaraBekaci.id - Raihan medali Kabupaten Bekasi di Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XIV Jabar 2022 bertambah usai atlet renang muda mereka meraih medali perunggu.
Perenang muda bernama Altien Geraldone yang baru berusia 10 tahun itu menyumbang medali perunggu dari cabang olahraga renang perairan terbuka nomor 500 meter.
"Medali perunggu yang disumbangkan Altien Geraldone ini menjadi salah satu medali pertama yang diraih cabang olahraga akuatik," kata Ketua Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PRSI) Kabupaten Bekasi Wanto dihubungi dari Cikarang, Rabu.
Wanto mengatakan medali perunggu diraih Altien saat bertanding di Embung Pangandaran, Desa Panajung, Kecamatan Pangandaran, Kabupaten Pangandaran, Rabu.
Dia mengapresiasi prestasi yang diraih oleh atletnya mengingat Altien Geraldone merupakan atlet renang termuda se-Jawa Barat yang turun pada sub cabang akuatik.
"Altien merupakan perenang junior, usianya masih 10 tahun namun sudah berhasil menorehkan prestasi," kata Wanto.
Prestasi yang diraih Altien ini sekaligus membuktikan pembinaan atlet yang dilakukan PRSI secara berjenjang berjalan dengan baik, sesuai arahan dari KONI Kabupaten Bekasi dan PRSI Jawa Barat.
"Bukan hanya sebatas pembinaan tetapi juga diberi kesempatan untuk tampil di setiap event olahraga agar membangun mental juara," katanya.
Wanto menyatakan, potensi tambahan medali dari nomor lain di renang perairan terbuka masih terbuka lebar.
Baca Juga: Ridwan Kamil Memang Menggoda, tapi Pemilih Jabar Banyak Dukung Prabowo dan Anies Baswedan
"Atlet kita turun di empat nomor pada renang perairan terbuka yaitu 500 meter, 1.000 meter, 4.000 meter dan 5.000 meter. Semoga medali dari nomor lain menyusul," ucapnya.
Pada nomor 500 meter renang perairan terbuka, Altien harus mengakui keunggulan atlet asal Cimahi Bintang Anugerah Rahmayullah serta wakil tuan rumah Pangandaran William Michael Zega.
Prestasi yang disabetnya bersama Hafidz Jati Gumilar dari Kabupaten Subang ini menjadi motivasi baginya untuk tampil lebih baik lagi. "Baru pertama ikut lomba, agak senang karena dapat medali meski cuma perunggu. Target ke depan harus emas," kata Altien.
Altien yang saat ini masih duduk di bangku SD kelas V ini mengaku mendapatkan dukungan penuh dari orang tua dan pelatih. Hal itu yang membuatnya terus giat berlatih untuk mewujudkan target. "Bakal terus berlatih, lebih semangat lagi," kata dia. [Antara]
Berita Terkait
-
Lantik ASN di Desa Terpencil, KDM Ingatkan Tugas Melayani Masyarakat hingga Pelosok
-
PPDB Jabar 2026 Kacau, Dedi Mulyadi Semprot Dinas Pendidikan: Seperti Ikan Gurame di Laut!
-
Ngeri! Bawa Bom Molotov Buat Tawuran, 18 Remaja di Bekasi Diciduk Brimob
-
Perkuat Jejaring Pengusaha Muda, HIPMI Kota Bekasi Gelar Padelora Fest 2026
-
Hadiri Pujabakti Waisak Jawa Barat, Gubernur Dedi Mulyadi Ajak Warga Bijak Manfaatkan Hasil Bumi
Terpopuler
- Aliansi BEM Bersatu: Mobil Fortuner Tiyo Ardianto Tercatat Milik Adik Letjen Purn Setyo Sularso
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- 6 Sepatu Adidas Samba Lagi Diskon 50 Persen di Website Resmi, Kesempatan Langka Separuh Harga
- Struktur Kuno Muncul Kembali di Sendang Kamulyan Trenggalek
- 7 Sunscreen Flek Hitam untuk Usia 50 Tahun ke Atas sesuai Review dan Harga
Pilihan
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
-
Link Live Streaming Portugal vs Kongo: Panggung Sesungguhnya CR7?
Terkini
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia