SuaraBekaci.id - Polda Metro Jaya menghubungkan kamera pengawas atau CCTV yang terpasang di Halte TransJakarta dengan pusat komando Kepolisian untuk mengawasi dan bisa langsung dilakukan tindakan apabila terjadi kejahatan.
"Kami ingin CCTV yang terdapat di halte busway bisa terkoneksi di Comand Center di Polda Metro Jaya agar bisa termonitor apabila terjadi tindak kejahatan," kata Kapolda Metro Jaya Irjen Pol Fadil Imran dalam keterangannya di Jakarta, Selasa (1/11/2022).
Hal itu disampaikan Fadil saat mengadakan pertemuan dengan jajaran direksi PT Transportasi Jakarta (TransJakarta) di Mako Polda Metro Jaya, Selasa.
Polda Metro Jaya juga akan memanfaatkan layar televisi yang terpasang di halte TransJakarta untuk menyampaikan berbagai pesan dan imbauan keamanan dan ketertiban masyarakat atau kamtibmas.
"TV yang berada di dalam busway agar menampilkan imbauan segala bentuk kamtibmas," ujar Fadil.
Pada kesempatan yang sama, Dirut PT Transportasi Jakarta Mochammad Yana Aditya menyampaikan apresiasinya kepada seluruh jajaran Polda Metro Jaya yang telah membantu mengamankan operasional TransJakarta.
"Polda Metro Jaya telah bekerjasama melakukan MoU dengan kami, saat ini sebanyak 150 personel Polda Metro Jaya diantaranya Personel Lantas dan Personel Pam Obvit telah bergabung dan banyak membantu serta mengamankan jalur busway," kata Yana.
Yana juga ingin menjalin kerja sama yang lebih baik dengan Polda Metro Jaya untuk memberikan pelayanan yang lebih baik bagi masyarakat
"Kami berharap Kapolda Metro Jaya mendukung membatu kegiatan dari PT Transportasi Jakarta yang kami kerjakan agar bisa berkolaborasi dengan baik," tuturnya. (Antara)
Berita Terkait
Terpopuler
- Feng Shui Warna Cat Rumah Pembawa Keberuntungan Berdasarkan Shio
- Debitur Dikejar Utang, Yasonna Laoly Minta PPATK Telusuri Sumber Dana Pinjol
- Apa Itu IKD dan Kenapa Wajib Memilikinya?
- 5 Rice Cooker Murah untuk Keluarga Kecil, Hemat Listrik dan Awet
- HP RAM 16 GB Berapa Harganya? Ini 5 Pilihan Termurah dengan Performa Ngebut
Pilihan
-
Pernyataan Prabowo Soal Gaji Pengupas Bawang Dipertanyakan, Keluarga Susanah: Itu Salah
-
Prabowo Sebut Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu per Kg, Emak-emak Bogor Tertawa: Sini Cuma Rp1.200
-
Prabowo Salah! Upah Susanah Bukan Rp 700 Ribu Tapi Rp 700 Perak per Kilogram
-
Gempa 6,4M Guncang Sumatera Utara sampai Sumbar
-
Masih Banyak Warga NTT Terjebak di Bawah Reruntuhan Bangunan, 2000 Orang Mengungsi
Terkini
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas
-
BRI Peduli Hadir untuk Korban Gempa Flores, Salurkan Bantuan dan Dukung Pemulihan
-
Gubernur Dedi Mulyadi Bakal Sulap 5 Desa di Bekasi Berwajah Sunda
-
Jusuf Kalla Soroti Kerusuhan di Aceh, Minta Masyarakat Jaga Perdamaian Helsinki