SuaraBekaci.id - Kabar Lesti Kejora didepak dari Dangdut Academy dan digantikan dengan Siti KDI, bikin publik heboh. Apakah kabar itu benar adanya?
Sat kasus KDRT Rizky Billar masih dalam proses penyidikan Polres Metro Jakarta Selatan, lembaga Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) mengimbau untuk tidak memberi ruang kepada pelaku KDRT. Sontak imbauan tersebut diindahkan oleh pihak televisi swasta, satu di antaranya yakni Indosiar yang memutuskan memecat Rizky Billar sebagai host program Dangdut Academy.
Menyusul kabar tersebut, baru-baru ini wajah Lesti Kejora tidak muncul di poster sebagai juri Dangdut Academy Indosiar Top 18. Hal tersebut membuat netizen berspekulasi bahwa Lesti Kejora sudah didepak dari acara pencarian bakat penyanyi dangdut tersebut.
Kabarnya, nama Lesti Kejora kini tidak masuk ke dalam daftar juri Dangdut Academy Indosiar, dan sudah digantikan oleh Siti Rahmawati alias Siti KDI.
Berkaitan dengan ini, tak sedikit netizen heboh mengomentari isu Indosiar telah mengeluarkan Lesti Kejora seperti halnya keputusan yang diberikan kepada Rizky Billar.
Meski belum ada pernyataan resmi dari pihak Indosiar mengenai hal tersebut, netizen sudah heboh membahas tentang status Lesti Kejora yang tak lagi menjadi juri di ajang pencarian bakat tersebut.
"Fansnya said : tanpa Lesti no rating cuakss berasa artis papan pengelisan lol, padahal tiap hari juga Indosiar rating ya selalu di urutan 3 teratas," komentar netizen.
"Iya nggak apa-apa biar dede sama kaka Billar bisa quality time dulu da tuh," timpal netizen yang lain.
Belakangan ini muncul petisi boikot Lesti Kejora ramai di tengah masyarakat, dan kemudian dipertimbangkan oleh KPI. Komisioner KPI Pusat Bidang Kelembagaan, Nuning Rodiyah mengatakan, tentang keputusan yang diambil lembaga KPI terkait petisi boikot Lesti Kejora.
Baca Juga: Profil Satria Mulia, Bongkar Aib Rizky Billar di Televisi Kini Berujung Dipolisikan
Nuning menerangkan, KPI memastikan ruang siar stasiun TV benar-benar bersih dan clear.
"Sekarang yang bersangkutan kan dalam proses hukum. KPI memastikan siapapun yang dihadirkan oleh program siaran, kita memastikan ruang siar kita benar-benar bersih dan clear," kata Nuning.
Ia pun menjelaskan, KPI menginginkan program siaran TV ini benar-benar berorientasi kepada edukasi publik.
Berita Terkait
-
Prabowo Turun Tangan, Korban Kebakaran Kemayoran Dapat Uang Tunai dan Sembako
-
Nama Lesti Kejora Dicatut untuk Dugaan Penipuan, Fans Diminta Jangan Berikan Data Pribadi
-
Lee Min Ho hingga Jung Hae In Didapuk Jadi Juri Festival Film Pendek Korea
-
Desta Diduga Muak Sampai Teriak 'Stop' Saat Ahmad Dhani Sindir Indonesian Idol di The Icon Indonesia
-
Robohnya Pilar Keadilan di LCC MPR RI: Saat Juri Gagal Menjadi Teladan
Terpopuler
- Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Diperiksa Kejagung, Lodewyk Pusung dan Sony Sanjaya Ikut Diciduk
- Eks Kepala BGN Dadan Hindayana Dijemput Kejagung, 2 Lainnya Dikejar untuk Ditangkap
- 3 HP Xiaomi dengan Chipset Snapdragon dan RAM 8 GB Termurah Juni 2026
- Klasemen Piala AFF U-19: Timnas Indonesia Wajib Menang Besar atas Timor Leste demi Gusur Vietnam
Pilihan
-
Tersangka Korupsi MBG Sony Sonjaya Ajukan Diri Jadi Justice Collaborator, Siap Ungkap Pihak Lain
-
Terbukti Korupsi! Immanuel Ebenezer 'Noel' Dijatuhi Hukuman 4,5 Tahun dan Denda Rp200 Juta
-
Purbaya Bantah Kabar Akan Dicopot dari Kursi Menteri Keuangan
-
Menkeu Purbaya Dikabarkan Bakal Dicopot Kamis Hari Ini
-
Wamen Imipas Silmy Karim Ditahan KPK, Terborgol Pakai Rompi Oranye Usai Drama Menyerahkan Diri
Terkini
-
Bawa Celurit dan Stik Golf, Rencana Tawuran Pemuda di Bekasi Berakhir di Tangan Brimob
-
Tragedi Maut Arak-arakan Sisingaan di Bekasi: 3 Kru Meninggal Tersengat Listrik
-
Kronologi Lengkap Pembunuhan WNA Korea di Bekasi: Disewa Rp139 Juta
-
Kejagung Geledah Kantor Badan Gizi Nasional, Satu Orang Ditangkap?
-
Mantan Caleg DPRD Bekasi Otak Pembunuhan WNA Korea