SuaraBekaci.id - Eks wakil wali kota Bekasi yang saat ini menjabat sebagai Presiden Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Ahmad Syaikhu menegaskan bahwa partainya tak salah mendukung Anies Baswedan sebagai Gubernur DKI Jakarta pada Pilkada 2017 lalu.
Menurut Ahmad Syaikhu, bahkan PKS dengan legawa mengganti salah satu kadernya, Mardani Ali Sera, yang akan diusung pada menit-menit akhir.
Dikatakan oleh eks wakil wali kota Bekasi itu bahwa DKI Jakarta saat dipimpin oleh Anies Baswedan berubah drastis. Prestasi demi prestasi diraihnya hingga akhir jabatannya.
"PKS tidak Salah Pilih..Lima tahun lalu, kami usung Pak @aniesbaswedan di Pilkada DKI Jakarta dan terpilih. Bahkan kami legowo ganti Pak @MardaniAliSera di menit-menit akhir. Wajah Ibukota berubah drastis.Banyak prestasi yang diukir. Hingga akhir jabatannya," tulis Ahmad Syaikhu di akun Twitter pribadinya seperti dikutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com
Cuitan dari Ahmad Syaikhu ini menjadi sebuah sinyal bahwa PKS akan ikuti jejak Nasdem untuk mengusung Anies Baswedan pada Pilpres 2024.
Hal itu terlihat saat calon presiden dari Partai NasDem itu berkumpul dengan sejumlah tokoh partai saat menghadiri acara pernikahan putri dari Ketua Majelis Syuro Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Salim Segaf Aljufri di Balai Sudirman pada Minggu (16/10) malam.
Dalam acara itu, Anies Baswedan tampak duduk satu meja dengan Presiden PKS Ahmad Syaikhu serta Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono.
Tampak pula Ketua Umum Partai Nasdem, Surya Paloh, Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono, serta politisi senior Golkar, Jusuf Kalla.
Sebelumnya, NasDem resmi usung Anies sebagai calon presiden pada Pemilu 2024.
Baca Juga: Ngaku Berteman dengan Anies Baswedan Sejak Kecil, Dokter Tifa: Kami Sama-sama Berprestasi
"Kenapa Anies Baswedan. Jawabannya adalah why not the best?" kata Paloh di Kantor DPP Partai NasDem, Gondangdia, Jakarta Pusat, Senin (3/10) lalu.
Berita Terkait
-
Ngaku Berteman dengan Anies Baswedan Sejak Kecil, Dokter Tifa: Kami Sama-sama Berprestasi
-
NasDem Dorong Cawapres Anies dari Luar Koalisi, Sinyal Depak AHY?
-
Catat Ya! Rizky Billar Janji Jadi Suami dan Ayah yang Baik usai Kasus KDRT
-
Prakiraan Cuaca DKI Jakarta 19 Oktober, Siang Hari Wilayah Jakarta Akan Diguyur Hujan
-
Buntut 'Perang' Dua Kelompok Ormas Di Mampang, 44 Orang Jadi Tersangka Dan Terancam Hukuman 5 Tahun Penjara
Terpopuler
- Pentagon Gelar Karpet Merah, Sjafrie Sjamsoeddin Dituding Bawa Agenda Akses Bebas di Langit RI
- 7 HP Murah di Bawah Rp1 Juta Paling Layak Beli di 2026, Performa Oke Buat Harian
- AS Blokade Semua Pelabuhan Iran Senin Hari Ini, Harga BBM Langsung Naik
- 67 Kode Redeem FF Max Terbaru 13 April 2026: Sikat Item Undersea, Evo Draco, dan AK47
- 5 Rekomendasi Parfum Lokal yang Wanginya Segar seperti Malaikat Subuh
Pilihan
-
Solidaritas Tanpa Batas: Donasi WNI untuk Rakyat Iran Tembus Rp9 Miliar
-
CFD Ampera Bikin Macet, Akademisi: Ada yang Salah dari Cara Kota Diatur
-
Polisi: Begal Petugas Damkar Tertangkap Saat Pesta Narkoba Didampingi Wanita di Pluit
-
Warga Sambeng Borobudur Terancam Kehilangan Mata Air, Sendang Ngudal Dikepung Tambang
-
Rivera Park Tebo Terancam Lagi, Tambang Ilegal Kembali Beroperasi Saat Wisatawan Membludak
Terkini
-
Menjawab Tantangan Urbanisasi: Mengapa Teknologi Kebersihan Kini Jadi Investasi Wajib?
-
Bekasi Lolos Syarat Lelang Proyek PSEL, Sampah Siap Diubah Jadi Listrik pada 2028
-
Siap-Siap Hemat Air! BMKG Prediksi Kemarau Jawa Barat Lebih Kering dan Lama
-
Ironi di Fakultas Hukum UI: Saat Tempat Belajar Keadilan Jadi Sarang Kekerasan Seksual
-
Pertina NTT Gugat Menpora: Legalitas Perbati Tak Terbukti di Persidangan, DPP Pertina Beri Dukungan