"Chung Mong-gyu (55), presiden Asosiasi Sepak Bola Korea, meminta maaf atas kontroversi baru-baru ini atas kinerja tim nasional dan korupsi internal Asosiasi Sepak Bola," tulis media Korsel Joongang.co.kr
"Sebagai ketua, saya minta maaf atas kritik terus-menerus kepada Asosiasi Sepak Bola karena kinerja tim nasional yang buruk," ucapnya sambil menundukkan badan di Jongno-gu, Seoul.
Shin Tae-yong kala itu tak banyak mengeluarkan pernyataan mengenai kondisi federasi. Shin saat itu bukan tak dibela oleh Chung Mong-gyu. Pembelaan secara terbuka sempat diungkap Chung Mong-gyu atas kritik publik kepada Shin Tae-yong.
"Saya dan asosiasi memiliki kepercayaan sangat besar untuk Shin Tae-yong sehingga tim nasional dapat bangkit lagi," kata Chung Mong-gyu.
Pada akhirnya ada anggota KFA kasih kritik pedas karena kegagalan Timnas Korsel, Shin juga tak banyak kasih pendapat.
"Saya pikir pemain kami bisa bisa melakukan hal lebih hebat lagi tapi semuanya terhalang oleh dinding. Entah apa penyebabnya," kata manajer timnas Korsel saat itu, Hyong Myung-bo.
Menariknya, Shin Tae-yong pada akhirnya dikritik secara terbuka oleh Chung Mong-gyu.
Saat ditanya apakah federasi akan memperpanjang kontrak Shin Tae-yong usai Piala Dunia 2018, Chung Mong-gyu tersirat ogah melakukannya.
"Saya mengakui bahwa ada pelajaran (dari kegagalan Timnas Korsel di Piala Dunia 2018). Saya melihatnya sebagai dua sisi dari mata uang. Jika kita menutupi kekurangannya, kita bisa berkembang dengan manajer yang lebih baik," kata Chung Mong-gyu dikutip dari Joongang.co.kr
Secara terbuka terbuka, Chung Mong-gyu juga sempat mengatakan timnas Korsel di bawah pelatih Shin Tae-yong berjalan lambat.
"Maafkan tim nasional yang lamban. Kami akan mencoba untuk menunjuk pelatih baru," kata Chung Mong-gyu pada Mei 2018 kepada Seoul.co.kr
Ujungnya Shin Tae-yong akhirnya dipecat sebagai pelatih timnas Korsel. Ialah Kim Pan-gon, pelath Malaysia sekarang yang disebut-sebut sebagi aktor pemecatan Shin Tae-yong.
Tag
Berita Terkait
-
STY Dikecam Pasca Dukung Ketum PSSI, Warganet Sarankan Pelatih Baru: Fakhri Husaini hingga Luis Milla
-
Kalau Ada Temuan Botol Miras di Stadion Kanjuruhan Itu Salah Panitia Bukan Suporter
-
DPR Segera Panggil PT LIB dan PSSI, Buntut Saling Lempar Tanggung Jawab Tragedi Kanjuruhan
-
3 Pelatih Lokal Cocok Gantikan Shin Tae-yong Latih Timnas Indonesia
-
Jadi Sorotan Pernyataan Shin Tae Yong Mengundurkan Diri dari Kursi Kepelatihan Timnas
Terpopuler
Pilihan
-
Balas Rhoma Irama, LMKN Jelaskan Akar Masalah Royalti Musik Dangdut Jadi Rp25 Juta
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
Terkini
-
Ahli Hukum Ini Sebut Kredit Bermasalah Tidak Serta-merta Tergolong Kejahatan
-
Perajin Batu Bata Bekasi Bisa Cuan Besar! Ini Peluang Emas Program Gentengisasi Prabowo
-
Polisi Ringkus Pengedar Bawa 759 Butir Tramadol di Bekasi
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit