SuaraBekaci.id - Dukungan mulai mengalir untuk kepemimpinan Mochamad Iriawan alias Iwan Bule agar terus menjadi ketum umum PSSI. Terbaru, pemain timnas Indonesia, Asnawi Mangkualam menyebut Iwan Bule sebagai ketum PSSI terbaik.
"Ini benar, pak Iwan Bule masih yang terbaik untuk PSSI," unggah Insta Story Asnawi seperti dilihat SuaraBekaci.id
Dalam unggahannya itu, juga tertulis bahwa kurang lebih 10 tahun bersama Timnas Indonesia, Asnawi menganggap bahwa Iwan Bule masih yang terbaik sebagai ketum PSSI.
"This true, kurang lebih 10 tahun bersama timnas Indonesia, beberapa kali merasakan pergantian ketum PSSI, dan jika mau menilai sampai saat ini memang Iwan Bule masih yang terbaik,"
Sebelumnya, pelatih timnas Indonesia, Shin Tae-yong lewat unggahan akun Instagram pribadinya menyebut bahwa Iwan Bule tak pantas untuk mundur sebagai ketum PSSI.
Menurut Shin Tae-yong, Mochamad Iriawan tidak pantas mundur karena ada hal-hal yang harus dibenahi sebagai bentuk tanggung jawabnya sebagai Ketum PSSI atas Tragedi Kanjuruhan.
"Seseorang yang sangat mencintai sepak bola Indonesia dengan kesungguhan hati dan memberikan dukungan penuh dari belakang agar sepak bola dapat berkembang adalah Ketua Umum PSSI. Menurut saya, jika Ketua Umum PSSI harus bertanggung jawab atas semua yang terjadi, jika mengundurkan diri, maka saya pun harus mengundurkan diri." tulis Shin Tae-yong.
Sebelumnya, mantan ketua umum PSSI periode 1999-2003, Agum Gumelar, Iwan Bule tidak boleh mundur sebagai ketum PSSI. Menurut mantan Danjen Kopasuss tersebut, mundur bukan sebagai jawaban.
"Mundur bukan jawaban. Justru sebagai bentuk tanggung jawab sebagai Ketua Umum PSSI, tidak seharusnya mundur. Dia (Iriawan) harus menyelesaikan kasus ini sampai tuntas dan kemudian dijadikan pembelajaran untuk ke depannya agar kompetisi bisa lebih baik lagi," ujar Agum mengutip dari laman resmi PSSI.
Baca Juga: Shin Tae-yong Ancam Mundur Sebagai Pelatih Timnas Jika Ketum PSSI Iwan Bule Mundur
Agum kemudian memberi apresiasi bahwa Iwan Bule langsung menuju ke Malang dan bertemu keluarga korban, baik di rumah sakit maupun di kediaman.
"Bahkan saya dengar selama 7 hari berada di Malang dan berkeliling ke keluarga korban dan ke Kanjuruhan. Ini saya kira juga sebagai bentuk tanggung jawab. Saya apresiasi itu." tambahnya.
Agum juga menambahkan Ketua Umum PSSI dan Exco juga harus menerima apapun keputusan atau rekomendasi dari Tim Gabungan Independen Pencari Fakta (TGIPF) yang dibentuk pemerintah melalui Kemenkopolhukam.
"Jadikan itu masukan dan kemudian dilaksanakan. Siapapun pasti ingin kompetisi sepak bola di Tanah Air makin baik. Kompetisi itu jantungnya sepak bola. Kalau tidak ada kompetisi ya hambar. Itu sebabnya kompetisi yang baik akan menghasilkan tim nasional yang baik pula." jelasnya.
Desakan Mundur Iwan Bule dari Suporter
Pasca tragedi Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 yang menewaskan 132 orang dan ratusan orang lainnya luka-luka, desakan untuk Iwan Bule mundur sebagai ketum PSSI disuarakan oleh suporter di laman media sosial.
Iwan Bule didesak publik untuk meletakkan jabatannya. Petisi online pun dibuat netizen untuk membuat Iwan Bule turun sebagai ketum PSSI.
Petisi itu terus mendapat tanda tangan dan dukungan dari para netizen. Pada akhir pekan lalu, petisi untuk Iwan Bule sudah ditandatangani hampir 25 ribu orang.
"Kita juga meminta Ketua Umum dan semua pengurus Persatuan Sepakbola Seluruh Indonesia (PSSI) untuk mundur dari jabatannya, sebagai bentuk hormat dan respect terhadap korban tragedi kerusuhan Stadion Kanjuruhan, Malang dan untuk pembenahan sepakbola secara keseluruhan," tulis Suhari Ete yang jadi penggagas petisi.
Sejumlah media di Vietnam bahkan menuliskan soal kandidat pengganti Iwan Bule.
Salah satu media asing menyebut nama anak Presiden Jokowi, Kaesang Pangerap untuk bisa gantikan posisi Iwan Bule.
"Kaesang Pangarep, pemilik Persis Solo dianggap nama yang paling cocok untuk menggantikan Iwan Bule. Ia putra bungsu Presiden Joko Widodo dan dinilai memiliki kelebihan untuk memimpin PSSI," tulis media Vietnam, Doisongvietnam.
Selain Kaesang, sejumlah nama lain juga digadang-gadang layak gantikan Iwan Bule sebagai ketum PSSI seperti Menteri BUMN, Erick Thohir.
Berita Terkait
-
Shin Tae-yong Ancam Mundur Sebagai Pelatih Timnas Jika Ketum PSSI Iwan Bule Mundur
-
Ketum PSSI Iwan Bule: Saya Sangat Bangga dan Terharu Perwakilan FIFA-AFC Datang ke Sini
-
Ancaman Mundur Shin Taeyong Bikin Galau Warganet Penggemar Timnas Indonesia: Jangan Mau Dijadikan Tameng
-
Perwakilan FIFA dan AFC Datang ke Indonesia, Ketum PSSI: Saya Bangga dan Terharu
-
Shin Tae-yong Boyong 34 Pemain Timnas U-20 ke Eropa, Persiapan Piala Dunia 2023
Terpopuler
- Apakah Jateng Tak Punya Gubernur? Ketua TPPD: Buktinya Pertumbuhan Ekonomi Jateng Nomor Dua di Jawa
- Ayatollah Ali Khamenei Diklaim Tewas, Foto Jasadnya Ditunjukkan ke Benjamin Netanyahu
- PERANG DIMULAI: Amerika dan Israel Serang Ibu Kota Iran
- Terpopuler: 5 HP Samsung RAM 8 GB Termurah, Sinyal Xiaomi 17T Series Masuk Indonesia
- Israel Bombardir Kantornya di Teheran, Keberadaan Imam Ali Khamenei Masih Misterius
Pilihan
-
Terungkap! Begini Cara CIA Melacak dan Mengetahui Posisi Ayatollah Ali Khamenei
-
Iran Klaim Hantam Kapal Induk USS Abraham Lincoln Pakai 4 Rudal, 3 Tentara AS Tewas
-
BREAKING: Mantan Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad Dilaporkan Tewas dalam Serangan Israel
-
Iran Kibarkan Bendera Merah di Masjid Jamkaran Usai Kematian Khamenei, Simbol Janji Balas Dendam
-
Profil Mojtaba Khamenei: Sosok Kuat Penerus Ali Khamenei, Calon Pemimpin Iran?
Terkini
-
Perbedaan Krusial Zakat dan Pajak Menurut Jusuf Kalla
-
Mahasiswa Bekasi Diciduk Polisi, Ternyata Pengedar Tembakau Sintetis Rumahan
-
Sepanjang 2025, BRI Salurkan KUR Rp178,08 Triliun Kepada 3,8 Juta Debitur
-
Kontroversi Paspor Inggris Anak Alumni LPDP, AHU: Potensi Pelanggaran Hak Anak
-
Konsultasi Hukum: Bolehkah Orang Tua Mengalihkan Kewarganegaraan Anak Secara Sepihak?