SuaraBekaci.id - Cegah kriminalitas di wilayah Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi pada Minggu (9/10) melakukan patroli di sejumlah titik. Dari hasil patroli dinihari tadi, lima remaja ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam.
Dari unggahan akun Humas Polres Metro Bekasi, tiga remaja berhasil ditangkap saat membawa senjata tajam di wilayah Jalan Raya Kampung Pulo Kecil, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
Lalu masih di hari yang sama, dua remaja lainnya juga ditangkap membawa senjata tajam di wilayah Cikarang Barat, Kabupaten Bekasi.
Profesor Antropologi Sosial dan Budaya dari Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda, Freek Colombijn memiliki pandangan menohok yang ditujukan kepada institusi Polri dan pemerintah pasca tragedi Kanjuruhan.
Menurut Colombijn, peristiwa berdarah di Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 merupakan bentrok antara polisi sebagai perwakilan pemerintah dengan masyarakat kelas bawah yang selama ini diabaikan suaranya.
"Apa yang saya lihat adalah bentrokan antara polisi sebagai perwakilan pemerintah dengan kelas bawah yang merasa tidak didengarkan. Di Indoesia tidak ada hakim atau pengacara di tribun penonton," ucap Colombijn seperti dilansir dari Nrc.nl
1. Remaja Bergentayangan Bawa Sajam Masih Jadi Momok di Bekasi, 5 Orang Berhasil Ditangkap
Cegah kriminalitas di wilayah Kabupaten Bekasi, Polres Metro Bekasi pada Minggu (9/10) melakukan patroli di sejumlah titik. Dari hasil patroli dinihari tadi, lima remaja ditangkap karena kedapatan membawa senjata tajam.
Dari unggahan akun Humas Polres Metro Bekasi, tiga remaja berhasil ditangkap saat membawa senjata tajam di wilayah Jalan Raya Kampung Pulo Kecil, Cikarang Utara, Kabupaten Bekasi.
2. Analisis Menohok Profesor Belanda Soal Tragedi Kanjuruhan: Sikap Represif Aparat dan Suara Akar Rumput
Profesor Antropologi Sosial dan Budaya dari Vrije Universiteit Amsterdam, Belanda, Freek Colombijn memiliki pandangan menohok yang ditujukan kepada institusi Polri dan pemerintah pasca tragedi Kanjuruhan.
Menurut Colombijn, peristiwa berdarah di Kanjuruhan pada 1 Oktober 2022 merupakan bentrok antara polisi sebagai perwakilan pemerintah dengan masyarakat kelas bawah yang selama ini diabaikan suaranya.
3. Janji Waria di Bekasi yang Berujung Maut, Pelaku Dijerat dengan Pasal Pembunuhan Berencana
Tag
Berita Terkait
-
Beredar Rekaman CCTV Rumah Rizky Billar, Lesti Gendong Baby L Lalu Nyetir Mobil, Netizen: Maksudnya Dede Berbohong?
-
Tim Pencari Fakta Masyarakat Sipil Ungkap 12 Temuan Tragedi Kanjuruhan
-
Lain Dulu Lain Sekarang, Janji Paman Billar Lindungi Lesti Kini Ditagih Netizen
-
Lesti Kejora Kembali Sindir Jatah Nafkah yang Seharusnya Dikasih Rizky Billar: Ya Masak Gak Tahu Diri
-
Klaim Diri Sendiri Komisaris Grab, Yusuf Mansur: Gue Diem Aja Digaji!
Terpopuler
- Apa yang Terjadi Jika Gunung Anak Krakatau Meletus?
- 5 Serum untuk Mengecilkan Pori-pori, Bikin Kulit Mulus Sesuai Review Pembeli
- 5 Sepatu Lari Reebok yang Diskon di Sports Station, Harga Mulai Rp300 Ribuan
- 8 Pilihan Parfum di Alfamart yang Semakin Berkeringat Semakin Wangi
- 25 Kode Redeem FF Aktif 5 Juli 2026: Kesempatan Dapat Bundle BR Elite dan Item Premium
Pilihan
-
Babak Belur Emiten Kaesang: Hanya Mampu Bayar Buruh Harian dan Operasikan Satu Pabrik
-
Roy Suryo Menang Praperadilan! Hakim Nyatakan Penangkapan dan Penahanan Tidak Sah
-
Dokumen Kunker Menteri PU ke New York Bocor, Ajak Istri dan Anak Jelang Final Piala Dunia?
-
PHK 1.250 Karyawan Tokopedia Berujung Aksi Buruh ke Kantor TikTok
-
Mengapa Kursi Komisaris Layak Untuk Sang Loyalis?
Terkini
-
Ciamis Siaga Darurat Kekeringan, Warga Bekasi Butuh Air Bersih
-
Bukan Cuma Data Kurang, Sekda Bekasi Akui Mental ASN Terguncang
-
Menerjang Ombak, Mantri Perempuan BRI Hadirkan Layanan Keuangan hingga Kepulauan Sulawesi Tengah
-
Kabupaten Bekasi Dapat Rapor Merah dari BPK, DPRD Bentuk Pansus
-
Kejagung Arahkan Pemkab Bekasi Kelola Stadion Skema Begini