Galih Prasetyo
Senin, 10 Oktober 2022 | 07:15 WIB
Profil Farhat Abbas (Instagram/@farhatabbasofficial)

SuaraBekaci.id - Farhat Abbas sukses membuat publik geram lantaran komentarnya terkait kasus dugaan kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) Rizky Billar kepada Lesti Kejora.

Saat ditanya oleh awak media soal kasus itu, Farhat Abbas mengatakan bahwa perempuan harus tahu diri jika mendapat suami yang ganteng.

"Ya buat perempuan juga, jangan terlalu kasar. Apalagi kalo perempuannya dapet suami yang ganteng ya tahu dirilah. Suaminya lari ke wanita lain atau selingkuh," ungkapnya seperti dikutip dari matamata.com--jaringan Suara.com

Lebih jauh, Farhat Abbas kemudian menduga bahwa sebenarnya Rizky Billar dan Lesti Kejora sebenarnya sudah bertengkar dan melakukan kekerasan berkali-kali.

Farhat kemudian menyalahkan pihak wanita yang menurutnya kasar sehingga membuat sang suami tega menganiayanya.

"Mungkin mereka tiap hari begitu, tapi baru kali ini aja terekam. Sama-sama kasar gitu. Kalau orang kasar teriak-teriak ya wajar aja dicekik atau ditendang," ungkap Farhat.

"Orang yang salah itu kalo istri diam-diam ditendang, dikhianati, kemudian dicekik. Kalo istri teriak-teriak juga, menggonggong, anj*ng, anj*ng," tambahnya.

Sontak saja video ini pun membuat publik banyak memberikan komentar pedas serta caci maki kepada Farhat Abbas.

"Udeh deh ah jgn nimbrung, lu ga diajak," tulis salah satu netizen di unggahan akun @lambe_turah

Baca Juga: Farhat Abbas Tanggapi KDRT Lesti: Dapat Suami Tampan, Seharusnya Tahu Diri

"Dia haus viral, gada yg mau undang dia ke podcast kah?" sambung akun lainnya.

"Beliau lagi cari makan gess kalo ga pansos ga makan," tambah netizen lainnya.

Sementara itu, penyidik Polres Metro Jakarta Selatan menaikkan status dugaan kasus kekerasan dalam rumah tangga (KDRT) yang dilakukan oleh artis, Muhammad Rizky alias Rizky Billar terhadap istrinya, Lestiani Andryani atau Lesti Kejora.

"Tapi yang jelas kita sudah dapat untuk keterangan tambahan, ya jadi untuk itu jadi dari penyelidikan menjadi penyidikan" ungkap Kasi Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Nurma Dewi.

Lebih lanjut dijelaskan Nurma, bahwa penyidik mendatangi kediaman Lesti pada pukul 11.00 WIB dan memberikan 18 pertanyaan yang disiapkan untuk menggali informasi tambahan terkait kasus KDRT yang terjadi.

Menurut dia, penyidik mendatangi kediaman Lesti, karena situasi dan kondisi yang tidak memungkinkan bagi yang bersangkutan untuk mendatangi Polres Metro Jakarta Selatan.

Load More