SuaraBekaci.id - Jeda internasional pada pekan ini dimanfaatkan sejumlah negara untuk melakoni pertandingan. Di Eropa ada UEFA Nations League, sementara di Asia, sejumlah negara melakoni laga uji coba termasuk Indonesia yang akan melawan Curacao.
Laga Indonesia vs Curacao akan berlangsung hari ini, Sabtu 24 September 2022 di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA). Jika Indonesia lakoni FIFA Match Day, negara di kawasan ASEAN lainnya menjalani sejumlah turnamen.
Vietnam misalnya mengadakan turnamen yang diikuti oleh Singapura dan India. Thailand juga gelar kompetisi Piala Raja yang diikuti oleh Malaysia.
Sementara itu, Myanmar akan bertemu Hongkong, Kamboja serta Bangladesh juga dalam turnamen yang digelar saat jeda internasional pekan ini.
Persiapan negara-negara di ASEAN ini untuk menghadapi Piala AFF 2022 yang akan berlangsung pada Desember mendatang.
Menariknya, pelatih Vietnam seperti dikutip dari Baodongnai.com sampai harus terbang ke Chiangmai, Thailand untuk bisa menonton pertandingan Thailand vs Malaysia.
Bagi Park Hang-seo menonton laga Thailand vs Malaysia jadi penting karena Vietnam pada Piala AFF 2022 akan satu grup dengan kedua negara tersebut.
"Pelatih Park akan kembali ke kota Ho Chi Minh dalam waktu dekat utnuk mempersiapkan tim untuk laga melawan India pada 27 September," tulis media Vietnam tersebut.
Kehadiran Park Hang-seo di Thailand pun ramai dibicarakan oleh netizen Indonesia di laman sosial Instagram.
Baca Juga: Daftar Susuna Pemain Timnas Indonesia vs Curacao di FIFA Match Day, Tanding Malam Ini
Para netizen itu pun kemudian menduga-duga bahwa Park Hang-seo nantinya juga akan menonton pertandingan Indonesia vs Curacao.
Sementara itu, jelang Indonesia vs Curacao, pelatih Shin Tae-yong dipuji oleh media lokal Vietnam mampu membuat pemain di tim Merah Putih jadi lebih berbahaya.
Dalam ulasannya, media lokal Vietnam itu juga menyebut sosok Shin Tae-yong mampu memotivasi dan mendorong para pemain Indonesia untuk berkembang lebih baik.
"Kualitas pemain Indonesia cepat, kuat, dan tanpa kompromi. Mereka juga memiliki keunggulan teknis. Ini membuat mereka memiliki kesamaan dengan pemain Korsel dan itu menjadi keuntungan bagi pelatih Shin,"
Sementara itu, Shin Tae-yong jelang pertandingan melawan Curacao mengaku penasaran untuk bisa menghadapi lawannya tersebut.
"Memang sangat tinggi ya rangkingnya (Curacao), jadi saya ingin melihat tim kita apakah bisa melawan tim bagus ini dengan baik atau tidak, dan apakah bisa memainkan permainan yang kita inginkan," kata Shin Tae-yong.
Tag
Berita Terkait
-
Daftar Susuna Pemain Timnas Indonesia vs Curacao di FIFA Match Day, Tanding Malam Ini
-
Inggris Harus Turun Kasta ke Liga B Usai Kalah dari Italia Dalam Pertandingan UNL 2022
-
Kelebihan dan Kekurangan Curacao Jelang Tanding Lawan Timnas Indonesia
-
Pelatih Arema FC Buka Suara Terkait Polemik M. Rafli Dapat Panggilan Timnas
-
Ranking FIFA Terbaru: Posisi Malaysia Beranjak Naik Usai Kalahkan Thailand, Indonesia Turun Peringkat
Terpopuler
- OJK Respon Isu Dirut MNC Dicekal Usai Keterangan Kontroversial Jusuf Hamka
- 2 Sabun Cuci Muka Wardah Terbaik untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Sepasang Sepatu Nike dari Manhattan dan Cerita di Balik Sosok Jenderal Maruli Simanjuntak
- Ini 3 Pilihan Terbaik HP Snapdragon Termurah dengan Layar AMOLED
- Lagu Runaway Menggema di SUGBK, Jadi Penutup Konser Kanye West di Jakarta
Pilihan
-
'Partai Mahasiswa' Serbia Guncang Eropa! Kalahkan Rezim Lewat Pemilu
-
Kebakaran Hutan di Toraja Utara Hanguskan Kuburan Leluhur
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
Terkini
-
26 Sengketa Pilkades Bekasi, Dugaan Ijazah Palsu Mendominasi
-
Hampir 500 Petinju Ramaikan Kejurnas 2026, Hillary Brigitta Lasut Soroti Perjuangan Atlet
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan