SuaraBekaci.id - Hari ini tersangka kasus pembunuhan Brigadir J yakni Ferdy Sambo kembali melakukan sidang, yakni banding kode etik terkait kasus pembunuhan berencana tersebut.
Namun, isu adanya perselingkuhan yang dilakukan Ferdy Sambo kembali muncul diperbincangkan publik. Bahkan, hal itu disebut diketahui Putri Candrawathi.
Pengacara Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak mengatakan, ia percaya bahwa alasan kliennya dibunuh karena membocorkan masalah pribadi Ferdy Sambo ke istrinya, Putri Candrawathi.
Saat menjadi bintang tamu di kanal YouTube Uya Kuya TV, Kamaruddin mengatakan bahwa Brigadir J memberitahu Putri tentang pernikahan Sambo dengan wanita yang disebut dengan julukan ‘si cantik’.
"Joshua memberitahu kepada ibunya (Putri Candrawathi tentang pernikahan Ferdy Sambo). Karena Ibu Putri itu kan dianggap ibunya," ujar Kamaruddin dikutip dari YouTube Uya Kuya, Senin (19/9/2022).
Terkait pernikahan Sambo, Kamaruddin mengaku sudah melakukan konfirmasi dengan petinggi Polri. "Saya konfirmasi ke Kabareskrim, Dirtipidum maupun Dirtipideksus. (mereka) Membenarkan bahwa mereka (Ferdy Sambo dan si cantik) telah menikah dan dinikahkan oleh rohaniawan," lanjutnya.
Atas dasar itu, Kamaruddin Simanjuntak meminta rohaniawan yang menikahkan Ferdy Sambo dengan 'si cantik' ditangkap.
"Tangkap rohaniawan itu. Kenapa menikahkan polisi perwira yang sudah menikah. Ferdy Sambo ini telah menikah di luar undang-undang," ujarnya.
Diduga, hubungan gelap Ferdy Sambo dengan 'si cantik' tercium oleh Putri Candrawathi sejak 21 Juni 2022. Pernikahan tersebut diizinkan oleh rohaniawan karena Sambo dan Putri sudah tak harmonis.
"Mereka ini sudah lama tidak harmonis sehingga ketidakharmonisan itu dipakai sebagai dalih untuk Ferdy Sambo menikahi yang lain, sehingga rohaniawan mau menikahkan," pungkasnya.
Kuasa hukum Ferdy Sambo, Arman Hanis, memberi tanggapan atas isu yang beredar tersebut. "Kami tim kuasa hukum membantah hal tersebut," kata Arman.
Isu terkait pernikahan yang beredar di media sosial dinilai tak benar. Dia menyebut isu tersebut hanya spekulasi sebab tak ada bukti konkret. "Karena berita tersebut tidak benar dan hanya berdasarkan spekulasi serta tidak disertai bukti-bukti," ujarnya.
Arman enggan berkomentar lebih jauh terkait isu tersebut. Sebab menurutnya, isu itu bukan bagian dari perkara yang sedang ditanganinya. "Kami tidak memberikan tanggapan lebih lanjut karena tidak berhubungan dengan perkara yang kami tangani," pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Diumumkan Mabes Polri Seusai Salat Zuhur, Banding Ferdy Sambo Atas Putusan PTDH Ditolak atau Diterima?
-
Heboh! Percakapan Nikita Mirzani Merengek Minta Tolong Kaisar Sambo
-
Beli Jabatan Rp2,5 M ke Ferdy Sambo, Ada Mafia di Belakangnya?
-
Lambatnya Penanganan Kasus Brigadir J, Kamaruddin Simanjuntak Kecewa hingga Keluarga Pasrah
-
Tak Kunjung Terang, Irma Hutabarat Senggol Presiden Jokowi Terkait Kasus Pembunuhan Brigadir J
Terpopuler
- Kinerja Tim Komunikasi Buruk, Prabowo Diingatkan Segera Reshuffle Seskab Teddy hingga Kapolri
- Ruben Onsu Jadi Tersangka Kasus Dugaan Penipuan, Bakal Dipanggil Polisi Minggu Depan
- 20 Kode Redeem FF Aktif 20 Agustus 2026: Klaim Item Langka dan Bundle Spesial
- Lawan Pernyataan Eki Pitung, Pemuda Kaum Betawi Percaya dengan Warga Pati yang Demo 27 Agustus
- Anggaran Bencana Tak Ditemukan, Istana Malah Beli Merpati Rp305 Juta untuk Perayaan HUT ke-81 RI
Pilihan
-
KPK Tangkap Rektor Unsoed Akhmad Sodiq Terkait Dugaan Suap Penerimaan Mahasiswa Baru
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
Terkini
-
Jakarta Sering Disalahkan, Studi Terbaru ITB Bongkar Penyebab Asli Polusi Jabodetabek
-
BRI Group Borong Enam Penghargaan, Hery Gunardi Raih Best CEO Finance Asia 2026
-
BRI Perkuat Digital Banking untuk Bisnis, Qlola New Skin Hadir dengan Pengalaman Baru
-
Titik-Titik Terparah Krisis Air Bersih di Kabupaten Bekasi: Wilayah Ini Paling Menderita
-
Ekosistem Emas BRI Capai 153 Ton, Potensi Pertumbuhan Masih Terbuka