SuaraBekaci.id - Seorang ibu-ibu anggota DPR yang ikut buka suara soal kasus Ferdy Sambo yang melakukan pembunuhan terhadap Brigadir J tengah menjadi sorotan.
Hal tersebut terjadi ketika saat Rapat Komisi III DPR RI dan Kapolri pada Rabu (25/08/2022). Potongan klip dari momen tersebut tersebar luas dan diunggah kembali oleh akun @nyinyir_update_official di jejaring media sosial Instagram.
Ibu-ibu anggota Komisi III DPR bernama Eva Yuliana itu mulanya mengucapkan salam kepada Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo beserta jajarannya yang hadir di Rapat Dengar Pendapat saat itu.
Eva mengatakan bahwa kasus tersebut sungguh mengagetkan seluruh masyarakat dan mengakui bahwa dia paham Kapolri tidak mudah dalam menerima insiden tersbeut.
"Semua orang monitor pak, seluruh rakyat mengikuti. Di tempat saya pak Kapolri, di tempat nongkrong, di warung bahkan kalau tempat saya wedangan itu pun semuanya ngomong soal ini," tutur Eva dipetik Suarabekaci.id, Jumat (26/08/2022).
Sementara itu, Kapolri Listyo Sigit tampak menyimak perkataan si ibu dengan begitu berwibawa.
Adapula Eva menyebut mungkin orang yang berpacaran membahas soal Ferdy Sambo ini karena menarik menurutnya.
Setelah mengucapkan hal tersebut, peserta rapat menjadi ramai dan bercanda.
Lebih lanjut, Eva memuji tindakan dan keputusan Kapolri Listyo Sigit dalam menangani kasus Ferdy Sambo hingga saat ini.
Baca Juga: Menengok Perbedaan Suasana Rapat Komisi III DPR dengan Mahfud MD dan Kapolri
"Iya karena ini (kasus) menarik, semua mengikuti. Nah namun saya mengacungi jempol bapak, karena bapak dengan ketenangan tapi sangat tegas menyelesaikan kasus ini dengan tahapan-tahapannya," ungkap Eva.
"Mungkin orang ada yang akan menganggap bahwa ketenangan bapak menganggap dari sisi negatif. Tapi menurut saya, ketenangan bapak inilah yang menjadi style bapak untuk berhati-hati namun tegas," lanjutnya menambahkan.
Eva berharap nantinya kasus diselesaikan seterang-teranganya sesuai dengan 'style' Kapolri Listyo Sigit dan sesuai dengan arahan Presiden Joko Widodo.
Tayangan tersebut seketika ramai dan dibanjiri beragam tanggapan. Warganet justru merasa kesal dari potongan klip tersebut, sebab mereka mengaku bingung dengan apa yang sebenarnya hendak disampaikan oleh ibu tersebut.
"Belibet ke intinya saja. Mau ngomong apa coba," tulis @sri***.
"Dia mau ngomong apa sih? Belibet banget, muter-muter caper dulu," ungkap @madam***.
Tag
Berita Terkait
-
Menengok Perbedaan Suasana Rapat Komisi III DPR dengan Mahfud MD dan Kapolri
-
Upaya Penahanan Putri Candrawathi setelah Diperiksa, Kabareskrim Polri Bilang Begini
-
Bukan karena Pargoy, Anak Pedagang Kecil Ini Viral karena Jago Empat Bahasa Asing dengan Belajar Otodidak
-
Bikin Ngilu! Video Detik-detik Pengendara Motor Nyaris Terlindas Bus, Netizen: Helmnya Standar Luar Negeri
-
Kisah Inspiratif Perjuangan Anak Broken Home Sempat Narik Driver Ojol Kini Jadi Dokter
Terpopuler
- 10 Pantangan Feng Shui Rumah yang Sebaiknya Dihindari, dari Pintu hingga Kamar Mandi
- 3 HP Infinix Memori 256 GB dan NFC Harga Rp1 Jutaan, Solusi Multitasking hingga Gaming
- 3 HP Xiaomi RAM 8 GB Murah di Bawah Rp1 Juta, Ini Pilihannya
- KPAI Desak Audit Total MBG: Tata Kelola Gagal, Anak-anak Jadi Korban Ambisi Program
- Ramalan Shio 9 Agustus 2026: 5 Shio Bakal Buang Kesialan dan Buka Jalan Keberuntungan
Pilihan
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
-
Bocoran Reshuffle Kabinet Agustus: Norman Joesoef Bakal Dilantik Jadi Wamenhan RI
Terkini
-
BRI Pimpin Sinergi Himbara di Danantara Housing Expo 2026, Dorong Akses KPR Masyarakat
-
Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan
-
BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak
-
Sempat Diragukan, Aksi Gotong Royong Warga Berbuah Bendera Merah Putih Setengah Kilometer
-
Likuiditas Menguat, BRI Perluas Penyaluran Kredit Berkualitas ke Sektor Produktif