SuaraBekaci.id - Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri mengaku bahwa banyak kadernya yang menilai bahwa ia merupakan sosok yang sangat galak.
Menyikapi hal tersebut, Megawati menegaskan bahwa ia memang galak karena jika itu tidak dilakukannya, PDI Perjuangan tidak akan bisa menang dua kali di Pemilu.
"Sepanjang saya jadi ketua umum kalian, saya dibilang galak. Saya ketua umum. Kalau ketua umum enggak galak, tidak akan PDI Perjuangan bisa menang dua kali," kata Megawati dalam acara peresmian Gelombang VI kantor baru PDI Perjuangan secara virtual dari kediamannya di Jalan Teuku Umar, Jakarta Pusat.
"Kalian itu maunya apa? Mau jadi apa? Jawab ya. Saya akan minta pertanggungjawaban kalian. Saya akan minta satu per satu sebelum kita tempur di 2024. Fair lho, jadi bisa mikir. Kalau mau ikut partai lain, silakan. Ini demokrasi kok; tapi jangan menjadi beban dalam partai kita, organisasi kita," tambahnya.
Dalam kesempatan yang sama, Megawati juga meminta para kader PDI Perjuangan, termasuk yang duduk di lembaga eksekutif dan legistlatif, untuk tidak lupa atas harapan-harapan rakyat pada partai banteng moncong putih itu.
"Kalau sekarang kalian lalu mengubah diri dari seorang yang tadinya masuk sebagai rakyat biasa, berkehidupan sederhana, terus mulai ketika terjadi perubahan dengan sebuah harapan menjadi kalangan menengah, mulai lupa," kata Megawati.
Dia mengingatkan seluruh kader partai untuk bersiap menjelang Pemilihan Umum (Pemilu) Serentak 2024.
"Ingat, tahun pemilu 2024, semua partai sudah siap-siap. Sampai saya banyak yang menanyakan, 'Kok Ibu tenang-tenang saja?' Dari sisi kesiapan organisasi, saya yakin sudah siap; yang belum itu kan kesiapan orang-orangnya. Lha ini saya gembleng sekarang," terang Megawati. [ANTARA]
Berita Terkait
-
Megawati Sebut Banyak Kader Nilai Dirinya Galak: Kalau Enggak Galak, Tak Akan PDIP Bisa Menang 2 Kali
-
Respons Safari Puan Maharani ke NasDem, Megawati Akui Lihat Ada yang Berbeda: Itu Saya Lihat Baru Satu Partai Loh
-
Megawati Ingatkan Para Kader Partai, Kemenangan PDIP Ada di Tangan Rakyat
-
23 ASN di Kota Serang Terdaftar Sebagai Anggota Parpol
-
Puan Berkunjung ke Nasdem, Ketum GPMN : Sebuah Pembelajaran Safari Politik
Terpopuler
- Total Dana Korban Penipuan Tembus Rp811,1 Miliar, Sebanyak 702.833 Rekening Diblokir
- Media Inggris: FIFA ASEAN Cup Akal-akalan Infantino Pertahankan Posisi, Prabowo Kena Prank
- Arti Mimpi Ketemu Orang yang Sudah Meninggal tapi Tidak Bicara Menurut Primbon Jawa
- Menyakitkan Para Pencari Kerja, Guru Besar UGM: Perbuatan Gibran Tercela, Harus Diselesaikan
- Profil Suhartoyo, Ketua MK yang Menolak Gugatan Soal Ijazah Gibran
Pilihan
-
Polri Gerebek Sarang Narkoba Kampung Boncos dan Ambon! Operasi Masih Berlangsung
-
Prabowo Mau Ganti Panglima TNI dan Jaksa Agung Pekan Ini, Tapi...
-
Polisi Dalami Dugaan Pemalsuan Suket Pendidikan Gibran
-
PDI Perjuangan: Gibran Lebih Baik Mundur dari Wapres
-
Satgas PKH Pamer Tumpukan Duit Rp13 Triliun Hasil Penyelamataan Keuangan Negara di Hadapan Prabowo
Terkini
-
BRI Hadirkan Tiga Reksa Dana Baru untuk Perkuat Solusi Investasi Nasabah
-
Kronologi Ibu di Pondok Pinang Ditarik hingga Pakaian Dalam Putus
-
Rumah di Kompleks TNI AD Cijantung Ternyata Jadi Sarang Judi Online, 11 Orang Diseret
-
Menteri ATR/BPN Nusron Wahid Mangkir dari Panggilan KPK, Ada Apa?
-
Aktif Jemput Bola Transaksi Warga, Kiprah BRILink Agen Ria Irawan Topang Roda Ekonomi