SuaraBekaci.id - Beberapa waktu belakangan aksi pemuda yang bersikap arogan di jalan kerap dibahas di media sosial. Apalagi jika gerombolan tersebut sampai membawa senjata tajam dan meresahkan warga sekitar.
Hal itulah yang terlihat di video viral unggahan akun Instagram @bekasi.terkini. Terlihat seseorang yang merekam pemandangan Jalan Cipendawa Baru di Kecamatan Rawalumbu, Kota Bekasi, Jawa Barat saat hari masih gelap. Merujuk pada keterangan di video, peristiwa ini direkam pada Selasa (23/8/2022) pukul 04.16 WIB.
Tampaknya video tersebut direkam dari sudut pandang seorang pengendara mobil. Semula jalannya lancar, hingga tiba-tiba beberapa pengendara sepeda motor mendahuluinya dengan kecepatan tinggi.
Bukan cuma kecepatan tinggi, pengendara sepeda motor itu juga terlihat bertingkah ugal-ugalan di jalan, seperti dengan berkendara secara zig-zag sampai membunyikan klakson keras-keras.
Bahkan menurut perekam video, gerombolan pengendara sepeda motor itu membawa senjata tajam berupa celurit.
Karena itulah, perekam video menduga gerombolan yang baru mendahuluinya adalah kelompok gangster. "Gangster woi gangster, gila! Gangster, gangster, barusan nih, di Cipendawa," kata perekam video, dikutip SuaraBekaci.id, Selasa (23/8/2022).
"Noh gangster noh, pada bawa celurit," sambungnya. Pemilik video lantas mengingatkan agar orang lebih berhati-hati saat harus melewati jalan tersebut, terutama di jam-jam rawan.
Warganet yang ikut menyaksikan video tersebut jelas ikut dibuat resah karenanya. "Mohon untuk ditindak lanjutin petugas kepolisian!" desak @bekasi.terkini.
Pendapat yang sama juga disampaikan oleh warganet. Tidak sedikit yang mengaku cemas lantaran harus lewat jalan itu ketika malam hari.
Baca Juga: Unik! Masih Pakai Baju Pengantin, Pasutri Baru ke Kondangan Nikahan Bestie
"Sering banget lewat situ jam 12 malem," ujar warganet.
"Mana sering lewat situ lagi kalo malem," imbuh warganet lain.
"Meresahkan," kata warganet.
"Kalo nemu yang begituan, halal ga sih kalo kita tabrak ajeee," komentar warganet lain yang kelewat kesal dengan pemotor ugal-ugalan tersebut.
"Maaf,, bukannya mereka udah bikin onar dan ketidaknyamanan masyarakat,,, dan apa hukuman yang pantas buat mereka jera,,, miris bener liat keadaan negeri q tercinta,,, di kotori manusia-manusia yang merusak kenyamanan rakyat indonesia," tutur warganet.
"Kemaren tetangga saya perut sama bahu kena bacok gangster / begal di perapatan jonin rawa lumbu," imbuh warganet lain dengan pengalaman serupa.
Tag
Berita Terkait
-
Unik! Masih Pakai Baju Pengantin, Pasutri Baru ke Kondangan Nikahan Bestie
-
Hotman Paris Ajak Bertemu Petugas SPBU yang Mirip dengannya, Netizen Sebut Beda Nasib
-
Detik-detik Samuel Hutabarat Berurai Air Mata Saat Terima Ijazah Mendiang Brigadir J Bikin Hati Publik Remuk
-
Tak Disangka, Kakek Penjual Cincau Jago Berbahasa Inggris
-
Viral Pria Bongkar Trik Pengobatan Berkedok Agama di Masjid, Publik Berterima Kasih kepada Pesulap Merah
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya