SuaraBekaci.id - Kasus pembunuhan berencana terhadap Brigadir J yang dilakukan oleh Ferdy Sambo dan anak buahnya nampaknya hingga kini masih terus menjadi perbincangan serius. Bahkan, kekinian Melanie Subono termasuk artis sekaligus aktivis ikut buka suara.
Lewat Instagram, Melanie Subono ternyata sering dimintai pendapat soal kasus tersebut meski masih diam. Putri Adrie Subono itu rupanya punya alasan sendiri kenapa belakangan tak mengomentari kasus Ferdy Sambo.
"Dear temen-temen media yang hari ini minta pendapat gue dan nanya kenapa gue gak bersuara, nah ini jawaban gue," tulis Melanie Subono di Instagram, Senin (22/8/2022).
Melanie Subono rupanya melihat kasus Ferdy Sambo bak sinetron dengan banyak musim dan episode. Selain itu, Melanie Subono tidak setuju apabila dikatakan bahwa tujuan kasus Ferdy Sambo diusut tuntas adalah demi mengembalikan kepercayaan masyarakat.
"Siapa yang mulai berasa kayak nonton sinetron 200 season masing masing 100 episode tapi skenario nya udah kepanjangan gitu deh?" lanjutnya.
"Dan kedua, kan katanya ini semua buat mengembalikan kepercayaan rakyat. Menurut gw rakyat akan kembali kepercayaannya kalau tidak di bawa muter muter dan kalau kasus rakyat jelata juga seserius ini diusutnya," tegas wanita berusia 45 tahun ini.
Rekan-rekan artis seperti Ine Febriyanti dan Bayu Oktara pun sama-sama setuju dengan pendapat Melanie Subono. Warganet rupanya juga mengaku sudah bosan mengikuti kasus Ferdy Sambo.
"Mau dikata drama tapi kitanya juga masih bingung kak, pemeran utamanya siapa nih," tulis netizen. "Tapi kan mbak, kalau terungkap dan merembet ke mana-manakan bahaya buat mereka, ups," singgung yang lain.
"Setuju banget nget, udah males ngikutinnya juga," komentar anetizen. "Setuju, capek liatnya dan gak jelas," sahut lainnya.
Baca Juga: Komnas HAM Soal Brigadir J : Bukti Penting Perintah Barang Bukti Supaya Dihilangkan
Diketahui sebelumnya, Ferdy Sambo dan sang istri telah ditetapkan sebagai tersangka atas penembakan Brigadir J. Kasus ini menyita perhatian publik selama sekitar sebulan terakhir.
Berita Terkait
-
Komnas HAM Soal Brigadir J : Bukti Penting Perintah Barang Bukti Supaya Dihilangkan
-
Hari Ini Brigadir J Diwisuda di Universitas Terbuka Pamulang, Penyerahan Ijazah Diwakilkan Sang Ayah
-
Tim Dokter Forensik yang Baru Bantah Dugaan Penganiayaan Kuku Brigadir J Dicabut
-
Kuku Brigadir J Dicabut Sebelum Ditembak? Ini Penjelasan Dokter Forensik Berdasar Hasil Autopsi
-
Terkait Pemeriksaan Putri Candrawathi sebagai Tersangka, Polri: Minggu Ini
Terpopuler
- Lipstik Merek Apa yang Tahan Lama? 5 Produk Lokal Ini Anti Luntur Seharian
- Malaysia Tegur Keras Menkeu Purbaya: Selat Malaka Bukan Hanya Milik Indonesia!
- Dexlite Mahal, 5 Pilihan Mobil Diesel Lawas yang Masih Aman Minum Biosolar
- Awas! Jakarta Gelap Gulita Besok Malam, Cek Daftar Lokasi Pemadaman Lampunya
- Warga 'Serbu' Lokasi Pembangunan Stadion Sudiang Makassar, Ancam Blokir Akses Pekerja
Pilihan
-
Jadi Tersangka Pelecehan Santri, Benarkah Syekh Ahmad Al Misry Sudah Ditahan di Mesir?
-
Kopral Rico Pramudia Gugur, Menambah Daftar Prajurit TNI Korban Serangan Israel di Lebanon
-
Ingkar Janji Taubat 2021, Syekh Ahmad Al Misry Resmi Tersangka Kasus Pelecehan Santri
-
Sebagai Ayah, Saya Takut Biaya Siluman Terus Menghantui Pendidikan Anak di Masa Depan
-
Rugikan Negara Rp285 T, Eks Dirut Pertamina Patra Niaga Alfian Nasution Dituntut 14 Tahun Bui
Terkini
-
Laris Manis! Lelang 71 Motor Dinas Pemkab Karawang
-
Pemerintah Lelang Enam Proyek PSEL, Ini Lokasinya
-
Ade Armando dan Permadi Arya Dilaporkan ke Polda Metro Jaya, Polisi Siapkan Lab Forensik Digital
-
Kasus Kanker Payudara Tembus 1,9 Juta, BPJS: Biaya Pengobatan Tembus 1,99 Triliun
-
Candaan Berujung Masalah? Kenali Batasan Humor Agar Tak Berakhir Jadi Pelecehan