SuaraBekaci.id - Aksi arogan seorang pria kala berhadapan dengan pengendara motor nakal sedang menjadi bulan-bulanan warganet. Pasalnya dengan kasar ia nekat menendang bahkan menginjak kepala salah satu pengendara tersebut.
Hal ini seperti tampak di sebuah video viral yang diduga direkam di Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah. Terlihat sejumlah polisi lalu lintas berjaga di dekat gapura untuk melaksanakan razia sepeda motor dengan knalpot modifikasi.
Lantaran enggan ditangkap polisi, pengendara motor itu pun berputar balik. Saat itulah seorang pria berkaus merah mendadak muncul. Dengan emosi membumbung tinggi, pria itu langsung menarik bagian belakang sepeda motor sampai mereka terpelanting ke aspal.
Namun tak berhenti sampai di situ, pria arogan tersebut juga sempat menendang hingga menginjak pengendara yang sudah jatuh tersebut, tidak peduli jika aksinya disaksikan oleh banyak orang termasuk para polisi.
Aksinya tentu menuai pro dan kontra. Hingga kini, seperti dilihat SuaraJabar.id di akun Instagram @terangmedia, pria itu terlihat menyampaikan klarifikasinya.
Dengan didampingi beberapa anggota polisi, pria yang terlihat masih mengenakan pakaian serupa di video viral tersebut mengucapkan permintaan maaf atas aksi arogannya.
"Ada razia pak polisi, lalu dia melarikan diri, bapak polisinya juga mau ketabrak. Lalu putar balik, motornya menyerempet mobil saya dulu, dan di situ ada anak istri saya juga mau keserempet," ungkapnya, seperti dikutip pada Minggu (21/8/2022).
"Jadi saya reflek nampar helmnya," tuturnya melanjutkan, terdengar tak menyebutkan perihal aksi menendang dan menginjak pemotor yang terlihat di video.
Lewat video yang sama ia juga mengaku bukan warga setempat dan meminta maaf atas kegaduhan yang ditimbulkannya.
Video klarifikasi inilah yang menuai pro dan kontra di kalangan warganet. Alih-alih bersimpati apalagi memahami alasannya, pria yang dinilai arogan itu justru semakin menuai kecaman, apalagi karena sudah ada polisi yang berwenang di sana.
"Sok pro ni orang," kritik warganet.
"Carmuk," kecam warganet lainnya.
"Dia kan dah jatuh kenapa harus diinjak pula kepalanya, lagian dah ada polisi udah jatuh ya biar polisi yang nanganin,,," kata warganet.
"Kamu itu lho siapa, pake nendang kepala orang c*k," tutur warganet.
"Jangan sok pahlawan kau baju merah..." ujar warganet.
Berita Terkait
-
Salut, Bapak Ini Turun dari Mobil untuk Beri Hormat ke Bendera Merah Putih Saat Pawai, Warganet: Gagah
-
Duh! Mimpi Lagi Motong Daging, Pria Ini Tak Sengaja Potong Buah Zakarnya Sendiri
-
KKN Usai, Mahasiswa UGM Ini Diantar Sekampung ke Bandara
-
Apes! Niat Pesan Ojol buat Kubur Jasad Bayi Diduga Korban Aborsi, Orang Ini Malah Diantar ke Kantor Polisi
-
Uyel-uyel Bayi Baru Lahir, Konten Bidan di TikTok Tuai Kecaman Warganet: Kok Enggak Belajar dari Kasus Lama?
Terpopuler
- 7 Bedak Tabur Terbaik untuk Kerutan dan Garis Halus Usia 50 Tahun ke Atas
- Pengakuan Lengkap Santriwati Korban Pencabulan Kiai Ashari di Lingkungan Pesantren Pati
- Xiaomi 17 Jadi Senjata Baru Konten Kreator, Laura Basuki Tunjukkan Hasil Foto Leica
- 7 Sepatu Lari Lokal untuk Jalan Jauh dan Daily Run Mulai Rp100 Ribuan, Tak Kalah dari Hoka
- 5 HP Terbaru 2026 untuk Budget di Bawah Rp3 Juta, Ada yang Support 5G dan NFC
Pilihan
-
Review If Wishes Could Kill: Serial Horor Korea yang Bikin Kamu Mikir Sebelum Buat Permintaan!
-
Suporter Persipura Rusuh, Momen Menegangkan Pemain Adhyaksa FC Dilempari Botol
-
Kronologi Haerul Saleh, Anggota BPK RI Eks Anggota DPR Meninggal saat Rumahnya Kebakaran
-
Tragis! Anggota IV BPK Haerul Saleh Tewas dalam Kebakaran di Tanjung Barat, Diduga Akibat Sisa Tiner
-
16 Korban Tewas Bus ALS Terbakar di Muratara Berhasil Dievakuasi, Jalinsum Masih Mencekam
Terkini
-
Gerebek Pasar Babelan, Polres Metro Bekasi Ringkus Pengedar Ratusan Butir Obat Keras
-
Stok Solar Kembali Tersedia di Harga Rp30.890 per Liter
-
Hillary Brigitta Apresiasi Kebijakan Tanpa Batas Usia Relawan MBG: Untuk Kesetaraan Peluang Kerja
-
Sengketa Pipa Limbah Jababeka dan MAP, Jadi Alarm Kepastian Investasi di Kawasan Industri
-
Bukan Sekadar Event, Ini Cara Specteve Membuktikan Bekasi Punya Identitas Kultural