SuaraBekaci.id - Hari Kemerdekaan Indonesia yang jatuh pada 17 Agustus kemarin dimaknai dengan beragam aktivitas oleh masyarakat. Salah satunya mengibarkan bendera Merah Putih, yang umumnya dilakukan dalam sebuah upacara atau sekadar dipasang di depan rumah.
Namun pengibaran bendera Merah Putih yang terekam di video viral unggahan akun Instagram @fakta.indo ini berbeda. Sebab bendera tersebut berukuran luar biasa besar sehingga diperlukan beberapa orang sekaligus untuk bisa mengereknya sampai ke puncak.
Namun gotong-royong warga di video tersebut sukses membuat publik merinding. Pasalnya mereka terlihat memakai beragam jenis pakaian adat, mencerminkan keragaman suku yang terdapat di Indonesia.
Alhasil seolah terlihat orang dari berbagai suku bangsa berkumpul dan bahu-membahu untuk mengerek bendera berukuran raksasa itu sampai ke ujung tertinggi tiang.
"Warga dari berbagai suku di Indonesia bergotong royong mengibarkan bendera merah putih," ungkap @fakta.indo, seperti dikutip SuaraBekaci.id, Jumat (19/8/2022).
Hanya saja tidak disertakan keterangan di mana video mengesankan ini direkam. Namun, mengutip keterangan di kolom komentar, adegan yang disebut membuat publik merinding itu terjadi di Malang, Jawa Timur.
Terlihat sejumlah besar orang berkumpul di suatu area lapang dengan tiang yang berdiri tegak menjulang. Sebuah bendera Merah Putih berukuran raksasa terlihat telah dikaitkan di tiang tersebut dan sedang dikerek naik.
Sekumpulan pria dengan beragam pakaian adat mereka pun bahu-membahu untuk mengibarkan bendera tersebut. Mereka tak ragu berloncatan hingga saling tumpang-tindih demi memastikan Sang Saka berkibar dengan sempurna.
Peristiwa ini jelas mencuri perhatian banyak pihak, terbukti dari masyarakat sekitar yang juga berkerumun untuk merekam detik-detik bersejarah tersebut.
Namun bukan cuma masyarakat sekitar, warganet yang ikut menyaksikan video viral ini juga memberi atensi besar. Warganet menegaskan seperti itulah keindahan keberagaman di Indonesia yang sesungguhnya.
"Merinding. Semoga Indonesia bisa terus solid seperti ini," kata warganet.
"Kereeeeeeennnnn," puji warganet lain dan meninggalkan sederet emoji tepuk tangan.
"Kobarkan semangat kebhinnekaan!" ujar warganet.
"Ini gambaran Indonesia sesungguhnya, salam cinta damai. #merdeka," imbuh warganet.
"Kemerdekaan itu salah satu nikmat besar dari Allah yang harus kita syukuri," komentar warganet.
Berita Terkait
-
Viral Video Warga Teriak 'Ferdy Sambo' ke Barisan Polisi, Publik: Kasihan Sama Polisi yang Benar-benar Baik
-
Pemkot San Francisco Kibarkan Bendera Merah Putih Rayakan HUT RI, Sebut Indonesia Mitra Strategis AS
-
Bikin Takjub, Kakek Penjual Es Cincau Ini Ngobrol Bareng Siswa SMA Pakai Bahasa Inggris
-
Viral Peserta Orientasi Mahasiswa Panik gara-gara Filter Bulu Mata Cetar, Cosplay Syahrini?
-
Aksi Heroik Guru Honorer di Sumut Panjat Tiang karena Tali Bendera Putus
Terpopuler
- Jadwal Pemadaman Listrik PLN Kamis 18 Juni 2026 Wilayah Jogja Jateng, Cek Daftar Lokasinya
- Motor Baru Harley-Davidson Harga Cuma Rp40 Jutaan, Tenaga Setara Motor 250cc
- 4 Rekomendasi Tablet Mini Serbaguna: Nyaman Digenggam, Muat Tas Kecil
- Viva Sunscreen Foundation SPF Berapa? Banyak Dapat Review Positif dari Pengguna
- KPK Ungkap Dugaan Modus 'Pinjam Bendera' di Proyek Gedung Pemkab Lamongan Rp151 Miliar
Pilihan
-
Bukan Sekadar Karaoke, Orutaku Club Jadi Mesin Waktu Bagi Wibu Generasi 90-an
-
Kejagung Tetapkan Glory Harimas Sihombing Tersangka, Dugaan Jual Beli Titik Dapur MBG Terungkap
-
Wamensesneg Terluka Kena Batu, Kivlan Zen Berdarah Saat Eksekusi Hotel Sultan GBK Ricuh
-
Ketegangan Memuncak di Hotel Sultan: Eksekusi Lahan Jadi Arena Perlawanan
-
'Sempurna Hanya Milik Allah!' Massa Gelar Aksi Damai Minta MBG Lanjut dan Sikat Koruptornya!
Terkini
-
Geger Pelecehan Seksual Terhadap Anjing di Pet Shop Penjaringan
-
Kekeringan Melanda Bekasi: Ini Cara Warga Dapatkan Bantuan Air Bersih Gratis
-
Israel Bunuh Hampir 1.000 Warga Palestina Sejak Oktober
-
Lautan Manusia di Kota Bekasi Rayakan Tahun Baru Islam
-
Paspor Disita dan Alami Kekerasan, Kisah Pilu Pekerja Migran Indonesia di Malaysia