SuaraBekaci.id - Tangisan menyayat hati bocah perempuan di video viral yang diunggah akun Instagram @kabarnegri sukses membuat publik ikut terenyuh. Pasalnya anak itu mengaku tidak berani kembali ke sekolah karena dirundung teman-temannya.
"Sekarang aku baru paham kenapa dia berat balik ke sekolah," kata pemilik video, seperti dikutip SuaraBekaci.id, Senin (15/8/2022). "Ternyata dia setiap hari di-bully oleh teman-temannya."
Sambil berurai air mata, gadis cilik itu mengaku kerap dirundung teman-temannya. Seperti mejanya yang kerap dicoret-coret atau bukunya yang dirobek setiap kali ia meninggalkan kelas.
Pengalaman ini begitu traumatis untuknya sampai membuatnya tak berani kembali ke sekolah. "Anak ini selalu menangis setiap bercerita, seperti ada beban berat yang ditanggung namun tidak bisa dia ceritakan," lanjutnya.
Publik dibuat semakin teriris hatinya kala bocah itu mengaku tidak ingin membagi apa yang dirasakannya. Termasuk kepada orangtuanya yang ternyata sedang dalam kondisi sakit-sakitan.
"Ingin bercerita namun melihat kondisi ibu nya yang sakit-sakitan dia tak mampu," ungkap pemilik video. Gadis cilik itu juga mengaku tidak menceritakan perundungan yang dialami kepada guru yang mengajar di sekolahnya.
Meski begitu perekam video mengimbau bocah itu agar tetap bersekolah. "Biar Bunda Mira yang nanti ngomong sama gurunya, supaya temen-temen kamu nanti nggak nge-bully lagi. Nanti kalau ada temen-temen yang nge-bully kamu, Bunda yang turun, Bunda yang ngomong sama orangtuanya," ujar wanita itu dengan lembut.
Tampak gadis cilik itu menganggukkan kepalanya berkali-kali di sela tangisannya. "Supaya masa depan kamu insya Allah cerah, bisa ngebahagiain Ibu, bisa ngebahagiain adik-adik kamu," sambungnya.
Tentu begitu besar keinginan anak itu untuk menaikkan derajat keluarganya. Pasalnya sang ibu kini dalam kondisi sakit-sakitan, serta keadaan perekonomian keluarga yang kurang sejahtera.
Video yang semula diunggah akun Instagram @sijumdepokofficial ini pun mendapat banyak dukungan warganet. Beramai-ramai warganet mendoakan supaya anak perempuan itu berkenan kembali ke sekolah.
"Tolong sebelum terlambat, polisi dan pihak sekolah mesti gercep menangani kasus bully ini," komentar warganet.
"Pernah ngerasain ada di posisi adek itu.. sama-sama anak perempuan pertama juga.. I feel you dek... kuat ya sayang..." ujar warganet.
"Ajarilah untuk bela diri agar bisa menghajar yang membully," kata warganet.
"Up sekolahnya dimana min?! Guru adalah orang tua siswa di sekolah... biar jadi perhatian," tutur warganet.
"Kalo gua gak banyak omong, begitu di bully gua samperin ortunya... Suruh ngasih tau, dikasih tau ortunya gak mempan gua samperin anaknya.. gua lakuin ke dia apa yang dia lakuin ke anak gua..." imbuh warganet lain.
Berita Terkait
-
Pesulap Merah Tanggapi Santai Laporan Para Dukun ke Polisi: Allah Tunjukan Dukun Tidak Bisa Dipercaya
-
Diajak Ngopi Oleh Master Limbad, Gus Samsudin Lakukan Tapa Pendem Sebagai Persiapan: Tunggu Saya ya
-
Kasus Pencurian Cokelat Memanas, Alfamart Gandeng Hotman Paris Jadi Kuasa Hukum Lawan Pelaku
-
6 Fakta Pegawai Kawan Lama Group Jadi Korban Pelecehan Seksual, Sang Suami Berang
-
Viral Video Anak Sekolah Dikeroyok di Halaman Kampus, Penyebabnya Gara-gara Saling Senggol Saat Main Bola
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Serum Malam untuk Hempas Flek Hitam Usia 50 Tahun ke Atas
- Kecil tapi Lega: Hatchback Bermesin Avanza Kini Cuma 50 Jutaan, Makin Layak Dilirik?
- Promo JCO Mei 2026, Paket Hemat Donat dan Kopi yang Sayang Dilewatkan
- Work to Run: 5 Sepatu Lari Hitam Polos yang Tetap Rapi di Kantor dan Nyaman Dipakai Lari
- 5 HP Redmi RAM 8 GB Memori 256 GB Termurah di Bawah Rp1,5 Juta, Spek Juara
Pilihan
-
Serangan Mematikan Rusia Jelang Gencatan Senjata, 26 Warga Ukraina Tewas
-
Bejatnya Kiai Cabul Ashari di Pati: Ngaku Keturunan Nabi hingga Istri Orang Bebas Dicium
-
Mengungkap Jejak Pelarian Kiai Cabul Pati: Terendus Ritual di Kudus, Kini Raib Bak Ditelan Bumi
-
Diterpa Kontroversi dan Dilaporkan ke Bareskrim Terkait Ceramah JK, Ade Armando Mundur dari PSI
-
Lolos Blokade AS! Kapal Tanker Iran Rp 3,8 T Menuju Riau, Kemlu RI: Tak Langgar Hukum
Terkini
-
Tersangka Pencabulan 50 Santriwati di Pati Belum Ditahan, KPAI: Pelaku Harus Dihukum Berat!
-
130 Sekolah Dasar di Kabupaten Ini Tidak Punya Kepala Sekolah
-
Tembok Sekolah di Jakarta Selatan Roboh, Bagaimana Nasib Siswa?
-
Hillary Brigitta Lasut Semprot Amien Rais: Serangan ke Teddy Bukan Kritik, Tapi Fitnah
-
KAI Buka Layanan Klaim Pengobatan Korban Insiden Bekasi Timur: Ini Syarat dan Caranya