SuaraBekaci.id - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) menurut pengamat politik yang juga Direktur Eksekutif Arus Survei Indonesia (ASI) Ali Rif'an, cukup cocok untuk menjadi calon wakil presiden (Cawapres) dari Koalisi Indonesia Bersatu (KIB).
Tentu saja kata Ali, hal itu bisa terwujud jika Partai Demokrat bergabung bersama Golkar, PAN dan PPP sebagai pendiri KIB.
Dikatakan oleh Ali, dengan menerima Demokrat atau AHY, maka kekuatan politik gerbong KIB makin menguat.
Menurut Ali, selain posisi tawar politiknya makin kuat, dengan banyaknya partai yang bergabung, Ali membaca KIB akan mampu mengunci partai lainnya.
"Karena makin banyak partai bergabung dengan KIB positioning-nya makin kuat dan bisa mengunci partai lain," ucapnya mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com
Ditambahkan Ali, AHY di KIB memiliki daya tawar politik yang paling relevan, putra sulung Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) diusung menjadi calon wakil presiden (Cawapres).
"Kalau misalnya diposisikan masuk ke KIB," kata Ali.
Menurut Ali, AHY hanya bisa jadi capres jika Partai Demokrat membangun poros sendiri bersama partai lain.
"Jadi tokoh sentral poros Cikeas baru AHY bisa dijual jadi Capres," ucapnya.
Baca Juga: Politisi Golkar Balikpapan Meninggal di Depan Pramugari, Bukan di Tangga Pesawat
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Kenapa Maudy Ayunda Disebut Tak Napak Tanah? Ini Kronologinya
- Menteri Keuangan Purbaya Diganti Hari Ini? Wakilnya Sudah ke Istana Pakai Jas
- Status Terbaru Anak Purbaya: Mafia Ancam Presiden Dibalik Pemecatan Bapak, Ada Foto Raja Juli
- Update Reshuffle Kabinet Hari Ini: Menlu Sugiono Dikabarkan Diganti
- Resmi! Menkeu Purbaya Dicopot, Diganti Suahasil Nazara
Pilihan
-
Dari Aceh hingga Nusa Tenggara, Membaca Peta Ancaman Megathrust Indonesia
-
Kabar Buruk dari Italia: Jay Idzes Cedera 30-35 Hari Absen Bela Timnas Indonesia
-
Purbaya Ogah Bicara Panjang Saat Sertijab Menkeu ke Suahasil: Terima Kasih Semua
-
Apa Salah Purbaya hingga Dipecat Lewat Panggilan Telepon?
-
Pejabat Kantor Pertanahan Terjaring OTT KPK di Jakarta dan Bogor
Terkini
-
Dukung Kemajuan Olahraga Nasional, BRI Raih Penghargaan Indonesia Sports Industry of the Year 2026
-
Organisasi Kurator Kelima Diakui Pemerintah, Siap Perkuat Profesi dan Kolaborasi Hukum
-
Main Mata di Pilkades, ASN Bekasi Kena Sanksi Ini
-
Terima Suap Rp11,4 Miliar, Hak Politik Ade Kuswara Kunang Dicabut 10 Tahun
-
Kisah Dewi Natalia, Mantri BRI yang 14 Tahun Mengawal Ekonomi Masyarakat