SuaraBekaci.id - Pendiri ACT Ahyudin diduga kembali menggagas lembaga serupa dengan ACT bernama Global Moeslim Charity (GMC). Ahyudin ialah eks presiden ACT yang dipecat setelah diduga mendapat gaji dan fasilitas mewah.
Ahyudin sendiri telah dipecat dari ACT sejak 11 Januari 2022 lalu. Lembaga serupa ACT yang didirikan oleh Ahyudin sendiri memiliki aktivitas tak jauh berbeda.
Mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com, aktifitas GMC pun terbilang sama yakni mengumpulkan donasi umat dengan tagline ‘Bebaskan Kemiskinan’.
Menengok akun resmi Instagram GMC @globalmoeslimcharity, terpampang jelas aktifitas lembaga yang didirikan Ahyudin. Salah satunya mengajak umat Islam bersedekah untuk kurban menjelang Idul Adha 2022.
“Yuk, patungan qurban untuk keluarga miskin Indonesia,” seru akun Instagram GMC
Selain itu adapula seruan berdonasi untuk korban bencana gempa bumi di Afghanistan.
“Assalamualaikum.. Insan Charity! Doa terbaik untuk para korban bencana gempa bumi di Afghanistan. Berikan dukungan dan bantuan terbaikmu untuk mereka bersama kami,” tulisnya pada unggahan lain.
Pada unggahan berikutnya GMC juga mengingatkan kepada umat Islam untuk tidak pelit bersedekah kepada sesama.
“Jadilah manusia yang memiliki dampak dan bermanfaat untuk manusia lain, karena sebaik-baiknya manusia adalah yang bermanfaat untuk orang lain," tulis narasi pada unggahan tersebut.
Baca Juga: Riza Patria: Tahun Ini Tidak Ada Kerja Sama dengan ACT Untuk Penyaluran Hewan Kurban
Sebelumnya, Lembaga kemanusiaan Aksi Cepat Tanggap (ACT) diterpa isu tak sedap. Donasi dari para dermawan diduga dipakai untuk memberikan fasilitas lebih kepada pimpinan lembaga tersebut, baik gaji hingga kendaraan operasional mewah.
Laporan majalah Tempo menyebut lembaga kemanusiaan ACT menggaji pimpinan dengan gaji fantastis.
Dalam laporan Tempo disebut, Ahyudin yang menjabat Presiden ACT memperoleh gaji Rp250 juta setiap bulan, sementara posisi di bawahnya seperti senior vice president digaji Rp200 juta per bulan, vice president Rp 80 juta, dan direktur eksekutif Rp 50 juta.
Ahyudin saat menjabat sebagai President ACT juga disebut mendapat fasilitas kendaraan mewah di antaranya Toyota Alphard.
Berita Terkait
Terpopuler
- TNI Mau Ambil Alih Kamtibmas? TB Hasanuddin: Itu Tugas Polri
- Cara Menata Isi Dompet yang Baik Menurut Feng Shui agar Rezeki Lebih Lancar
- 6 Tanda-Tanda Rumah Memiliki Energi Positif Chi yang Membuat Penghuni Tenang
- 5 Sunscreen untuk Flek Hitam Usia 30 Tahun ke Atas Sesuai Review dan Harga
- Media Italia Sebut Jay Idzes Masuk Radar PSG: Transfer Mewah untuk Sassuolo
Pilihan
-
Kampung Bahari Memanas! Massa Lawan BNN dan Brimob Pakai Petasan saat Gerebek Narkoba
-
Sudah Dibangun Sejak 2023, Sejauh Mana Bibit Sriwijaya Kemampo Pulihkan Hutan Sumsel?
-
Napak Tilas Jejak Kolonial Londo Ireng di Makam Kherkof Purworejo
-
100 Personel Damkar Masih Berjibaku Padamkan Kebakaran Gedung Bapenda DKI
-
Kantor Bapenda DKI Jakarta Dilalap si Jago Merah, Api Semakin Membesar
Terkini
-
BRI Peduli Dampingi UMKM Desa Brilian Hargobinangun agar Makin Berdaya dan Naik Kelas
-
Danantara dan BRILink Agen, Gerakkan Ekonomi hingga Pelosok Negeri
-
BRI Pimpin Sinergi Himbara di Danantara Housing Expo 2026, Dorong Akses KPR Masyarakat
-
Perintah Prabowo ke PLN-Pertamina : Segera Pangkas Anak-Cucu Perusahaan
-
BRI Peduli Dorong Posyandu Jadi Pusat Edukasi Kesehatan Ibu dan Anak