SuaraBekaci.id - Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming menurut pengamat politik Dedi Kurnia Syah akan di-plot PDI Perjuangan untuk bertarung di Pilgub Jawa Tengah.
Menurut Dedi, pilihan itu lebih masuk akal dibanding memaksakan Gibran untuk maju di Pilkada DKI Jakarta. Dedi menjelaskan, bahwa ke depan di DKI Jakarta akan muncul banyak tokoh muda seperti Ahmad Sahroni.
Jika tetap memaksakan untuk maju di DKI 1, Gibran menurut Dedi tidak akan mampu bersaing dengan Sahroni.
"Jakarta ke depan akan memunculkan persaingan tokoh muda yang menonjol. Salah satunya Politikus NasDem Ahmad Sharoni," ujar Dedi mengutip dari Wartaekonomi--jaringan Suara.com.
Kata Dedi, Ahmad Sahroni jadi tokoh muda yang populer dan memiliki catatan bagus dalam perhelatan Formula E beberapa waktu lalu.
Karenanya maju di Pilgub Jawa Tengah jelas Dedi menjadi pilihan untuk Gibran dan PDI Perjuangan.
"Posisi politik PDIP lebih menjelaskan Gibran diproyeksikan di Pilgub Jateng," ujar Dedi.
Dedi menilai PDIP telah menimbang nama Gibran lantaran pengaruh Jokowi mulai habis.
"Sebab, Jokowi dipastikan tidak lagi banyak memiliki pengaruh saat pilgub itu dilaksanakan,"
Baca Juga: Ironis 2 Kecamatan di Kota Solo Tak Punya SMA Negeri, Gibran Ngadu ke Ganjar Pranowo
Ditambahkan Dedi, ibran hanya berpeluang menang jika bertarung di Jawa Tengah.
"Lebih berpeluang karena faktor PDIP. Di luar itu, Gibran akan kesusahan untuk bersaing," ucapnya
Tag
Berita Terkait
Terpopuler
- Lipstik Warna Apa yang Cocok di Usia 50-an? Ini 5 Pilihan agar Terlihat Fresh dan Lebih Muda
- 5 Rekomendasi Sampo Kemiri Penghitam Rambut dan Penghilang Uban, Mulai Rp10 Ribuan
- 5 Sampo Uban Sachet Bikin Rambut Hitam Praktis dan Harga Terjangkau
- 5 Rekomendasi Sepatu Adidas untuk Lari selain Adizero, Harga Lebih Terjangkau!
- 5 Cat Rambut yang Tahan Lama untuk Tutupi Uban, Harga Mulai Rp17 Ribuan
Pilihan
-
Duduk Perkara Ribut Diego Simeone dengan Vinicius Jr di Laga Derby Madrid
-
5 HP Xiaomi RAM 8GB Paling Murah Januari 2026, Harga Mulai Rp2 Jutaan
-
Rupiah Terkapar di Level Rp16.819: Kepercayaan Konsumen Lesu, Fundamental Ekonomi Jadi Beban
-
Kala Semangkok Indomie Jadi Simbol Rakyat Miskin, Mengapa Itu Bisa Terjadi?
-
Emiten Ini Masuk Sektor Tambang, Caplok Aset Mongolia Lewat Rights Issue
Terkini
-
Nenek Nekat Curi 16 Baju di Tanah Abang, Begini Kondisinya!
-
Daftar Jaksa Diperiksa KPK Terkait Dugaan Suap Bupati Bekasi Non Aktif Ade Kuswara Kunang
-
Sengketa Lahan di Cikarang: Pemkab Bekasi Lawan Warga, Diduga Ada Mafia Tanah
-
450 Ton Sampah Pasar Induk Kramat Jati Dibawa ke Bantar Gebang Bekasi
-
Polda Metro Jaya Lanjutkan 'Interogasi' Dr. Richard Lee dari Pertanyaan ke-74