SuaraBekaci.id - Pria tak punya kerjaan alias pengangguran, Rezy Totty Saputra alias Kenji saat ini berstatus buronan Kepolisian Metro Bekasi. Kenji adalah pelaku penyiraman air keras kepada mantan istri, anak dan mertuanya di Sukatani, Kabupaten Bekasi.
Aksi keji Kenji dilakukannya saat ketiga korban tengah terlelap tidur di kediaman mereka yang berlokasi di Kampung Jagawana, Desa Sukarukun, Kecamatan Sukatani.
Penyebab Kenji lakukan aksi Kenji tersebut karena marah digugat cerai oleh istrinya. Menurut keterangan Kapolsek Sukatani, AKP Wito bahwa pelaku tak memberi nafkah dan istri menggugat cerai.
Malah kata APK Wito, menurut keterangan dari sang istri, Kenji selain pengangguran juga kerap mabuk-mabukkan.
"Pelaku mendobrak pintu langsung masuk ke rumah dan menyiramkan air keras kepada korban," ucap AKP Wito mengutip dari unggahan akun @liputancikarang, Selasa (21/6/2022).
Korban yang menjadi aksi keji Kenji ialah H (57), istri pelaku SHD (25), dan anaknya RE (2). Akibatnya ketiganya kini alami luka bakar di seluruh tubuh dan saat ini dirawat di RSUD Kabupaten Bekasi.
Pelaku sendiri menurut keterangan pihak kepolisian masih dalam proses pengejaran.
Kenji didakwa pasal 351 KUHPidana dan pasal 80 UU no 17 tahun 2016 tentang perlindungan anak.
Foto wajah pelaku sendiri kini telah disebar oleh pihak kepolisian.
Baca Juga: Sedang Duduk Santai Depan Teras Rumah, Astari Tiba-tiba Disiram Air Keras
"Harap bila mengetahui ataupun melihat bisa segera diamankan dan diserahkan ke Kantor Polisi terdekat," tulis unggahan @liputancikarang.
Berita Terkait
Terpopuler
- Febrie Adriansyah Minta Emas 74 Kg dan Uang Ratusan Miliar Segera Dikembalikan
- 4 Perbedaan Rice Cooker Keramik vs Stainless Steel untuk Memasak Nasi, Mana yang Lebih Sehat?
- 3 Sepatu Jalan untuk Lansia Paling Nyaman, Hands Free Tak Perlu Membungkuk
- Spanduk Polwan saat Adang Aksi BEMI UI Kena Rujak Netizen: Bu Polwan Salah Bawa Spanduk?
- Kulkas Sharp 2 Pintu Berapa Harganya? Ini 3 Pilihan yang Dingin dan Hemat Listrik Sesuai Review
Pilihan
-
Geger Sekaten Solo: Keributan Pecah, Adu Dorong hingga Ada yang Dipukul di Bangsal Pagongan
-
Terputus Komunikasi Pasca Gempa, Mahasiswa NTT di Jogja Bergantung Bantuan Warga untuk Bertahan
-
Polwan Ditarik Mundur, Aksi BEM UI di Menara UOB Berujung Saling Dorong dengan Aparat
-
Gaji Manajer Kopdes Merah Putih Rp7,8 Juta per Bulan Viral, Benarkah Batal Rp16 Juta?
-
Dihadang Polisi di UOB Plaza, Massa UI: Ini Bukti Kita Belum Merdeka!
Terkini
-
Digelar Serentak di 131 Lokasi, BRI KKB National Expo Sabet Rekor MURI
-
Direksi BRI Turun Langsung Pantau Penanganan Gempa NTT dan Kesiapan Posko BRI Peduli
-
Begini Kisah Heroik Tragedi Berdarah Sasak Kapuk, Ubah Bekasi Jadi Lautan Api
-
Heboh Upah Kupas Bawang Rp700 Ribu, Begini Update Harga Bawang Merah di Indonesia
-
Rela Datang Jam 5 Pagi dari Bekasi, Demi Kaos Gratis HUT RI di Monas