SuaraBekaci.id - Empat hari sejak dinyatakan hilang di Sungai Aare, Kota Bern, Swiss, putra Ridwan Kamil Emmeril Kahn Mumtadz hingga pagi ini, Senin (30/5/2022) belum juga ditemukan.
Pria yang akrab disapa Eril tersebut dikabarkan hanyut terbawa arus ketika sedang bereang di Sungai Aare.
Sungai Aare sendiri merupakan salah satu destinasi wisata favorit di Swiss yang selalu dikunjungi wisatawan.
Sungai Aare memiliki arus yang cukup deras. Namun, Eril diketahui memiiki sertifikat diving dan memiliki kemampuan untuk mengukur arus.
Beriut tujuh fakta mengenai Sungai Aare tempat Eril hilang:
1. Panjang 288 Kilometer, Sungai Terpanjang di Swiss
Sungai Aare diketahui merupakan sungai terpanjang yang ada di Swiss. Sungai tersebut memiliki panjang 288 kilometer. Rute dari sungai Aare tersebut melewati banyak desa dan kota, memiliki rute yang berkelok-kelok yang cukup mengesankan.
2. Tingkat Keamanan
Mengutip dari situs web Kota Bern, berenang di Sungai Aare direkomendasikan hanya untuk perenang yang berpengalaman. Oleh karenanya, para pengunjung Sungai Aare harus bisa memperhitungkan kemungkinan risiko sebelum menikmati sungai tersebut.
Baca Juga: Seratusan Orang Gelar Doa Bersama untuk Keselamatan Anak Ridwan Kamil
3. Salah Satu Warisan Budaya Takbenda Swiss
Terhitung dari tahun 2017, Sungai Aare sendiri sudah masuk ke dalam daftar tradisi UNESCO dan merupakan salah satu bagian dari warisan budaya takbenda milik Swiss.
4. Memiliki Kualitas Air yang Luar Biasa
Diketahui, Sungai Aare memiliki kualitas air yang sangat baik. Oleh karena itu, para pengunjung yang berenang di sungai tersebut tidak perlu khawatir apabila tidak sengaja menelan air. Hal tersebut telah dikonfirmasi sampel air, yang sudah membuktikan dan menempatkan Sungai Aare masuk ke dalam kategori “kualitas sangat baik” Uni Eropa pada tahun 2016.
5. Tidak Digunakan Hanya Untuk Berenang
Sungai Aare juga tidak hanya didatangi para pengunjung untuk berenang saja, tetapi juga terdapat wisata arung jeram. Tercatat dalam sejarah, rekor dunia untuk arung jeram Sungai Aare dibuat di Bern pada tahun 2012, saat total pengunjung mencapai 1.268 orang secara bersamaan mengarungi sungai tersebut menggunakan perahu karet, dari Kiesen ke Eichholz.
Berita Terkait
-
Presiden Prabowo Bertolak ke Inggris dan Swiss, Akan Bertemu Raja Charles III dan Hadiri WEF
-
Aura Kasih Edit Profil IG, Disebut Hindari Inisial Nama Lamanya di Isu Ridwan Kamil
-
Ridwan Kamil Wajib Nafkahi Putri Semata Wayangnya Zahra Rp20 Juta per Bulan Usai Bercerai
-
Bocor di Medsos, Dokumen Ini Bongkar Kronologi Perceraian Ridwan Kamil dan Atalia Praratya
-
Status Arkana Terungkap di Tengah Perceraian Ridwan Kamil-Atalia, Ternyata Masih 'Anak Negara'
Terpopuler
- 5 Rekomendasi Sunscreen Menghilangkan Flek Hitam Usia 40 Tahun
- Jejak Pendidikan Noe Letto, Kini Jabat Tenaga Ahli di Dewan Pertahanan Nasional
- 5 Bedak Murah Mengandung SPF untuk Dipakai Sehari-hari, Mulai Rp19 Ribuan
- 6 Mobil Bekas Keren di Bawah 50 Juta untuk Mahasiswa, Efisien buat Jangka Panjang
- 50 Kode Redeem FF Terbaru 17 Januari 2026, Klaim Hadiah Gojo Gratis
Pilihan
-
Fadli Zon Kaget! Acara Serah Terima SK Keraton Solo Diserbu Protes, Mikrofon Direbut
-
Tim SAR Temukan Serpihan Pesawat ATR42-500 Berukuran Besar
-
KLH Gugat 6 Perusahaan Rp 4,8 Trliun, Termasuk Tambang Emas Astra dan Toba Pulp Lestari?
-
Bursa Transfer Liga Inggris: Manchester United Bidik Murillo sebagai Pengganti Harry Maguire
-
John Herdman Termotivasi Memenangi Piala AFF 2026, Tapi...
Terkini
-
28 KA di Jawa Batal Berangkat Akibat Banjir Jakarta dan Pantura
-
Polisi Bandung Patroli Sambil 'Jepret' Pelanggar Pakai ETLE Genggam
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol