SuaraBekaci.id - Sebanyak tujuh orang meninggal dunia akibat kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Raya Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat.
Meski demikian, Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Barat masih melakukan penyelidikan peristiwa kecelakaan tersebut, dan belum menetapkan tersangka.
Kabidhumas Polda Jawa Barat Kombes Pol Ibrahim Tompo mengatakan pihak kepolisian kini masih mencari penyebab kecelakaan itu sehingga penyelidikan data dan teknis masih diperlukan untuk bisa mengungkap faktor-faktor kecelakaan.
"Nanti setelah ada pemeriksaan faktor-faktor tersebut, baru ditentukan tersangkanya," kata Ibrahim.
Selain melakukan olah TKP, menurut dia, polisi juga akan memeriksa sopir dari mobil jenis elf yang mengalami kecelakaan tersebut. Adapun sopir elf tersebut diketahui bernama Deni Budiman yang merupakan warga asal Majalengka.
"Yang jelas sopir pasti akan diperiksa lebih mendalam," kata Ibrahim.
Meski begitu, sopir tersebut juga diketahui mengalami luka berat atas kecelakaan tersebut sehingga pemeriksaan tersebut belum memungkinkan karena masih dalam perawatan.
Sebelumnya, tujuh orang meninggal dunia dan sepuluh orang lainnya luka-luka dalam peristiwa kecelakaan di Jalan Raya Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa Barat, Minggu (15/5).
Kecelakaan yang terjadi pada Minggu sore itu melibatkan sebuah kendaraan Isuzu Elf bernomor polisi T-7556-DB dan sejumlah sepeda motor.
Kecelakaan terjadi akibat kendaraan Isuzu Elf secara tiba-tiba oleng hingga menyeberang jalur berlawanan sampai menabrak sejumlah pengendara motor.
Polisi menyampaikan total ada 17 korban dalam peristiwa kecelakaan itu. Tujuh orang di antaranya meninggal dunia dan 10 orang lainnya mengalami luka-luka. [Antara]
Berita Terkait
-
Paiman Terjatuh di Masjid Ki Mageti Magetan, Beruntung Masih Sadar dan Hanya Nyeri Pinggang
-
BMKG: Wilayah Bekasi Hari Ini Diprediksi Cerah
-
Pria Asal Solo Meninggal Dunia Usai Hantam Pohon di Depan Pabrik Air Mancur Karanganyar, Ini Kronologi Lengkapnya
-
Brakk! KA Batara Kresna Hantam Mobil di Sukoharjo, Ini Kronologi dan Kondisi Pengemudi
-
Cerita Mustofa Dilarang Istri Ikut Wisata Rombongan Warga Jalan Benowo Surabaya
Terpopuler
- 6 Motor Listrik Paling Kuat di Tanjakan 2026, Anti Ngeden dan Tetap Bertenaga
- Geger! Saiful Mujani Serukan "Gulingkan Prabowo": Dinasihati Nggak Bisa, Bisanya Hanya Dijatuhkan
- 7 Bedak Anti Luntur Kena Keringat saat Cuaca Panas, Makeup Tetap On Seharian
- Therese Halasa, Perempuan Palestina yang Tembak Benjamin Netanyahu
- 4 HP Tahan Air yang Bisa Digunakan saat Berenang, Anti Rusak dan Anti Rewel
Pilihan
-
Piala AFF 2026: Kalahkan Malaysia, Timnas Futsal Indonesia Lolos ke Semifinal
-
Memo Rahasia: Ayatollah Mojtaba Khamenei Kritis, Koma, Dirawat di Qom
-
FTSE Segera Umumkan Klasifikasi, IHSG Ditutup Terkoreksi
-
Banjir Rendam 40 Titik Palembang, Dua Lansia Sakit Tak Berdaya hingga Dievakuasi dari Rumah Terendam
-
Baru 17 Tahun, Siti Khumaerah Sudah Diterima di 5 Kampus Dunia
Terkini
-
Misteri Kematian Pensiunan PNS Bekasi: Ditemukan Telungkup, Polisi Lakukan Penyelidikan
-
Proyek Bangunan di TB Simatupang Sepi Usai Empat Pekerja Tewas
-
111 Kali Gempa Guncang Jawa Barat Sepanjang Maret 2026, Ini Penjelasan BMKG
-
Ini Motif Pelaku Penyiraman Air Keras di Bekasi
-
Kronologi Sadis Penyiraman Air Keras di Tambun: Otak Pelaku Bayar Eksekutor Rp9 Juta