SuaraBekaci.id - Seorang warga memberikan kesaksian saat kecelakaan maut yang terjadi di Jalan Tamelang, Kecamatan Purwasari, Kabupaten Karawang, Jawa barat sekitar pukul 15.00 WIB, Minggu (16/5/2022).
Pada peristiwa tersebut, sebuah mobil Elf menyeruduk 17 pengemudi di Karawang yang menyebabkan 7 orang meninggal dunia.
Mobil elf melaju kencang dari arah Karawang menuju Cikampek. Kemudian oleng hingga menerobos pembatas jalan dan masuk ke arus sebaliknya.
“Jadi oleng terus naik pembatas jalan dan masuk ke jalur yang berlawanan arah hingga menabrak puluhan pemotor,” kata warga sekitar Iman,
Sementara itu, dari keterangan kepolisian dari 17 pemotor yang diseruduk, tujuh diantaranya tewas.
“Untuk jumlah korban tujuh orang meninggal dunia, luka berat empat orang dan luka ringan enam orang,” kata Kasat Lantas, AKP La Ode Habibi Ade Jaman, mengutip dari Bogordaily -jaringan Suara.com.
Untuk korban yang mengalami luka saat ini tengah dirawat di RS Karya Husada, RS Fikri dan RS Siloam.
“Para korban sudah dibawa ke RS Karya Husada ada enam orang meninggal dan luka berat dua orang, juga luka ringan 1 orang. Selanjutnya di RS Fikri ada satu orang meninggal, luka berat satu orang, lima orang luka ringan. Lalu RS Siloam, ada satu orang luka berat,” tulisnya.
La Ode mengatakan, saat ini kronologis dari kejadian tersebut masih dalam pendalaman. Pasalnya, sopir elf saat ini tengah menjalani perawatan karena mengalami luka berat.
Baca Juga: Kronologis Kecelakaan Maut Purwasari Karawang Hingga 7 Orang Tewas
“Kami baru mendapat informasi nama sopir elf bernopol T 7556 DB bernama Deni Budiman (41) warga Jatitujuh, Kabupaten Majalengka, kondisinya mengalami luka berat. Untuk kronologis kecelakaan kami masih dalami dan pemeriksaan,” pungkasnya.
Tag
Berita Terkait
-
Kronologis Kecelakaan Maut Purwasari Karawang Hingga 7 Orang Tewas
-
Detik-detik Mengerikan Kecelakaan Mobil Elf Seruduk Puluhan Pemotor Tewaskan 7 Orang Di Karawang
-
Kecelakaan Maut di Karawang, Mobil Elf Seruduk Motor, 7 Orang Meninggal Dunia
-
Bakso Diduga Dicampur Daging Tikus Ramai Dibahas Netizen, Polisi Temukan Fakta Ini
-
Meleng Kurang Konsentrasi, Pemuda Tuban Tewas Tubruk Truk di Depannya
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
Kali Harun Menyusut Jadi 1 Meter, 4 Rumah Jadi Kendala Normalisasi
-
Pertina Akui Sulit Cari Bibit Petinju Kelas Berat, Berharap MBG Bantu Tumbuh Kembang Anak
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia