SuaraBekaci.id - Lebaran 2022 tinggal hitungan hari. Mendekati hari raya Idul Fitri 1443 H, sejumlah toko di Pasar Singaparna Kabupaten Tasikmalaya mulai banyak didatangi sejumlah orang untuk meminta uang THR.
“Biasanya mulai tanggal 25 puasa ada beberapa anak muda yang mendatangi toko-toko,” kata seorang pedagang mengutip dari Kapol.id--jaringan Suara.com, Rabu (27/4/2022).
Mereka yang berjumlah tiga orang atau lebih tersebut, membawa map dan mendatangi toko termasuk toko emas.
Menurut Ketua Persatuan Pedagang Toko emas Pasar Singaparna (Permasi) H. Asep, hal itu sudah biasa sehingga tak terlalu menjadi persoalan
“Setiap tahun juga memang sudah biasa ada. Cuma bukan THR, kalau THR kan jumlahnya tertentu, tapi ini tidak ditentukan.”
“Berapa saja kita ngasih, pasti dia terima, itu kan hanya peminta sumbangan saja,” kata Asep.
Soal siapa yang meminta sumbangan itu, Asep mengaku tak mau memberikan rekomendasi.
“Wah, saya sama sekali tidak akan berani memberikan rekomendasi untuk meminta sumbangan.”
“Itu terserah mereka saja, mau ngasih silakan, tidak juga tidak jadi masalah, karena itukan sifatnya sukarela,” imbuhnya.
Baca Juga: Ormas Memaksa Minta THR? Segera Lapor Polisi
Namun ketika ditanya apakah para peminta THR tersebut dari sebuah ormas, Asep mengatakan mereka bukan dari salah satu satu organisasi.
“Memang kelihatanya mereka suka membawa map, dan menyodorkannya. Tapi isinya apa kami tidak tahu.”
“Kami yakin mereka buka dari sebuah organisasi masyarakat. Selama ini kami tidak pernah kedatangan anggota Ormas yang meminta sumbangan,”
Berita Terkait
Terpopuler
- Wabup Syaefudin Ditahan karena Kasus Korupsi, Bupati Lucky Hakim Minta Maaf ke Pemilih
- Dingatkan Teddy Segera Akhiri Pidato, Prabowo: Letkol Ngatur Presiden
- Ajudan Gubernur Kaltim Masuk Desil 1 DTSEN, Mensos Buka Suara
- 4 Sunscreen Wardah untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun ke Atas
- Tak Masuk Skuad Utama Persija, Kualitas Shayne Pattynama di Bawah Standar Shin Tae-yong
Pilihan
-
Prabowo Tak Takut Ancaman MSCI, OJK: Kita Tetap Usaha Jadi Emerging Market
-
Pasar Bergejolak, Kapan Waktunya Beli, Tahan, atau Jual Saham?
-
Aktivis Greenpeace: Kalau Rakyat Menanggung Semua Krisis Sendiri, Apa Kerja Pemerintah?
-
Polisi Bunuh Polisi karena Bully, Bharatu Valdo 4 Kali Didor dan Digorok Junior
-
Kamaruddin Simanjuntak Pengacara Brigadir J Meninggal Dunia di RS Pelni
Terkini
-
BRI Siapkan Buyback Saham Tahap II Rp1 Triliun, Tegaskan Optimisme Pertumbuhan
-
Asep Surya Atmaja Pimpin Kabupaten Bekasi hingga 2030
-
BRI Perluas Kemitraan Internasional, Buka Akses Pasar Global bagi Korporasi dan UMKM Indonesia
-
Polisi Tembak Polisi: Bharada Andika Resmi Dijerat Pasal Pembunuhan Berencana
-
Misteri Aliran Dana Rp250 Juta ke PCNU, Begini Penjelasan KPK