SuaraBekaci.id - Megawati Soekarnoputri selaku ketua Dewan Pengarah Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) mengaku heran dengan fenomena yang terjadi saat ini jelang Lebaran 2022.
Megawati memberikan kritikan khususnya kepada ibu-ibuk yang beberapa waktu lalu mengeluh minyak goreng mahal, sekarang ramai-ramai beli baju lebaran.
Kritik itu disampaikan Megawati Soekarnoputri dalam Kick Off & Talkshow Pembentukan BRIDA, Rabu, 20 April 2022. Menurut Ketum PDI Perjuangan tersebut, meskipun ekonomi Indonesia mengalami penurunan tapi rakyatnya masih bisa hidup, pemerintahan masih bisa jalan, ekonomi pun bergerak walau perlahan.
"Saya lihat di pasar-pasar sekarang akibat sudah dilepaskannya aturan PPKM, ibu-ibu berbondong-bondong beli baju baru dan sebagainya, padahal di lain sisi saya juga bingung mereka antre minyak goreng, ini kan harus diriset, why?" kata Megawati mengutip dari Wartaekonomi--Jaringan Suara.com, Kamis (21/4/2022).
Melihat fenomena seperti itu, Megawati menegaskan ekonomi Indonesia meskipun sedang tidak baik akibat pandemi tapi masih bisa bertahan. Megawati menyadari adanya penurunan, tapi ekonomi RI tidak kocar-kacir.
Lebih lanjut, Megawati mengingatkan pemerintah agar fokus untuk membuat perut rakyat kenyang.
Menurutnya, banyak cara bisa dilakukan pemerintah daerah untuk membuat perut rakyat kenyang dan hidupnya layak.
"Beliau (Bung Karno) selalu ingin katakan apa yang terpenting bagi rakyatmu? Perutnya kenyang. Bagaimana mengandalkan perut kenyang rakyat. Jangan hanya cengeng kenaikan harga dan lain sebagainya,"
Baca Juga: Merasa Dinyinyirin karena Diangkat Jadi Ketua Dewan Pengarah BRIN, Ini Sindiran Balik dari Megawati
Berita Terkait
Terpopuler
- Link Download Gratis Ebook PDF Buku Broken Strings, Memoar Pilu Karya Aurelie Moeremans
- Biodata dan Agama DJ Patricia Schuldtz yang Resmi Jadi Menantu Tommy Soeharto
- Kronologi Pernikahan Aurelie Moeremans dan Roby Tremonti Tak Direstui Orang Tua
- 5 Sepatu Jalan Lokal Terbaik Buat Si Kaki Lebar Usia 45 Tahun, Berjalan Nyaman Tanpa Nyeri
- DPUPKP Catat 47 Hektare Kawasan Kumuh di Kota Jogja, Mayoritas di Bantaran Sungai
Pilihan
-
Hari Ini Ngacir 8 Persen, Saham DIGI Telah Terbang 184 Persen
-
Mengapa Purbaya Tidak Pernah Kritik Program MBG?
-
Kuburan atau Tambang Emas? Menyingkap Fenomena Saham Gocap di Bursa Indonesia
-
Nama Orang Meninggal Dicatut, Warga Bongkar Kejanggalan Izin Tanah Uruk di Sambeng Magelang
-
Di Reshuffle Prabowo, Orang Terkaya Dunia Ini Justru Pinang Sri Mulyani untuk Jabatan Strategis
Terkini
-
7 Fakta Viral Keluarga Miskin Pinjam Beras dan Garam untuk Makan
-
Polisi Bongkar Alasan Pelaku Bunuh Teman Sendiri di Pemakaman Bekasi
-
Momen Gibran Main Sepak Bola di Wamena Papua, Cetak Tiga Gol
-
Era Gratis Biskita Trans Wibawa Mukti Bekasi Berakhir, Berapa Biayanya?
-
8 Pedagang Kalibata Gulung Tikar, Total Kerugian Rp1,2 Miliar