SuaraBekaci.id - Dua afiliator yang sempat menyandang status Crazy Rich, Indra Kenz dan Doni Salmanan resmi ditetapkan menjadi tersangka di kasus dugaan penipuan berkedok binary option.
Indra Kesuma alias Indra Kenz sebagai tersangka kasus judi daring, penyebaran berita bohong melalui media elektronik, penipuan investasi dan TPPU.
Sementara Doni Salmanan jadi tersangka dugaan penipuan berkedok binary option lewat platform Quotex. Penetapan dilakukan setelah penyidik Bareskrim Polri melakukan pemeriksaan lebih dari 13 jam pada Rabu (9/3).
Ditangkapnya Indra Kenz dan Doni Salmanan yang sebelumnya sempat tampil di salah satu acara televisi swasta dan menyandang status Crazy Rich ini pun jadi cibiran warganet.
Di laman Twitter, Kamis (10/3) siang warganet memperguncingkan status Crazy Ricy yang disandang keduanya.
Salah satu akun Twitter @Y_Yoe01 kemudian unggah foto seorang pria yang disebutnya sebagai The real crazy rich yakni bos besar Djarum dan BCA, Michael Bambang Hartono.
Di unggahan itu terlihat sosok Bambang Hartono yang sangat bersahaja tengah lahap menyantap Tahi Pong Karangsaru di Semarang.
"Crazy rich....diem2 aje, milenial gak tau yg ginian. Taunya yg pamer jam tangan 8 M, Lamborghini, jet pribadi, yg ternyata," tulis akun @Y_Yoe01.
Unggahan ini pun mendapat respon dari pengguna Twitter lainnya.
"fyi: selain jadi org no 2 terkaya di Indonesia versi Forbes Asia om om satu ini juga pengurus teras PB GABSI dan terdaftar jadi atlet timnas Bridge Indonesia. Pernah dapet bronze medal di AG 2018 Jakarta jga," tulis akun Twitter lainnya.
Michael Bambang Hartono tercatat sebagai orang terkaya di Indonesia versi Forbes pada 2021. Ia memiliki kekayaan sebesar 20,5 miliar dollar Amerika Serikat. Ia menjadi orang terkaya urutan ke-86 dunia.
Selama ini Michael Bambang Hartono memang dikenal sebagai sosok yang bersahaja meski kerajaan bisnisnya menggurita.
Berita Terkait
Terpopuler
- Ogah Bayar Tarif Selat Hormuz ke Iran, Singapura: Ingat Selat Malaka Lebih Strategis!
- Harga Minyak Dunia Turun Drastis Usai Pengumuman Gencatan Senjata Perang Iran
- Dicopot Dedi Mulyadi Gegara KTP, Segini Fantastisnya Gaji Kepala Samsat Soekarno-Hatta!
- Intip Kekayaan Ida Hamidah, Pimpinan Samsat Soetta yang Dicopot Dedi Mulyadi gara-gara Pajak
- 7 Tablet Rp2 Jutaan SIM Card Pengganti Laptop, Spek Tinggi Cocok Buat Editing Video
Pilihan
-
Buat Kaum dengan Upah Pas-pasan, Nabung dan Investasi Adalah Kemewahan
-
Resmi! Liliek Prisbawono Jadi Hakim MK Gantikan Anwar Usman
-
Apartemen Bassura Jadi Markas Vape Narkoba, Wanita Berinisial E Diciduk Bersama Ribuan Barang Bukti!
-
Mendadak Jakarta Blackout Massal: Sempat Dikira Peringatan Hari Bumi, MRT Terganggu
-
Benjamin Netanyahu Resmi Diseret ke Pengadilan Duduk di Kursi Terdakwa
Terkini
-
Vape Jadi Sarana Peredaran Narkoba, Bagaimana Sikap PBNU?
-
Tumpukan Sampah di TPS 3R Pulogebang Meluber, Warga Resahkan Penyakit
-
OJK Cabut Izin Satu Bank di Sumatra Barat, Bagaimana Uang Nasabah?
-
Perajin Tahu-Tempe Bekasi Perkecil Ukuran Produk, Pekerja Dirumahkan
-
Bersih-Bersih Kantor Pemkab Bekasi: Pedagang Dilarang Masuk, Tamu Wajib Dijemput